Amin Rais dan Anaknya Bikin Partai Baru, Persiapan PAN Reformasi Sudah 70 Persen?

Riki Ariyanto
Kamis, 07 Mei 2020 | 19:10 WIB
Amien Rais bersama anaknya disebut akan membuat partai baru bernama PAN Reformasi (foto/int) R24/riki Amien Rais bersama anaknya disebut akan membuat partai baru bernama PAN Reformasi (foto/int)

RIAU24.COM - Kamis 7 Mei 2020, Konflik internal di tubuh Partai PAN memasuki babak baru. Eks Ketua Dewan Kehormatan Partai PAN Amien Rais disebut telah bertemu sejumlah tokoh dan disebut bakal memulai membentuk partai baru, PAN reformasi.

Dilansir dari Kumparan, kondisi PAN bergejolak pasca Wakil Ketua Umumnya, Hanafi Rais, mengundurkan diri dari PAN, Ketua Fraksi PAN, dan sebagai anggota DPR. Peristiwa ini disinyalir sebab ada permasalahan internal antara elite partai PAN.

Baca juga: Inilah 2 Tokoh yang Cocok Jadi Cawapres Ganjar, Apakah AHY?



Politikus senior PAN Putra Jaya Husein angkat bicara dan menyebut saat ini Amien Rais secara serius sedang mempersiapkan untuk membangun sebuah partai baru. "Ya 70 persen lah. Tapi kemunduran Hanafi ini mempengaruhi percepatan pembentukan partai baru. Jadi jangan dibalik, bukan Hanafi itu bersikap karena ingin membuat partai baru, sikap Hanafi inilah yang mendorong keras kami berpikir untuk mendirikan partai baru," sebut Putra saat dihubungi, Rabu (6 Mei 2020).

PAN yang sekarang dengan dipimpin Zulkifli Hassan dianggap sudah tidak lagi bersikap sesuai dengan tujuan dan cita-cita partai. PAN yang sekarang, kata dia, hanya menjadi alat politik pemuas segelintir elite partai yang ingin mendapatkan manfaat dari pengelolaan partai.

"(PAN sekarang) selalu mengekor kepada siapa pun yang berkuasa. Nah, sekarang kalau PAN partai sudah enggak bisa lagi untuk tempat kita memperjuangkan kepentingan rakyat, ya kita membutuhkan kendaraan baru," kata Putra yang tercatat sebagai salah satu pendiri PAN itu.

Baca juga: PKS dan Demokrat Diuntungkan Soal Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024



Mundurnya Hanafi Rais dari kepengurusan PAN dan sebagai anggota DPR bukan lagi karena alasan sederhana. Putra menilai keputusan itu pasti menyangkut hal yang sangat prinsip.

"Seorang waketum, ketua fraksi, dan anggota DPR RI suara terbanyak saja melepaskan jubahnya itu semua, pasti ada something wrong. Pasti ada masalah besar, kalau hanya masalah kecil mana mungkin Hanafi keluar dari DPR RI. Artinya ada yang sangat prinsip yang membuat dia melepaskan semua jabatannya itu," duga Putra.

Sebenarnya wacana partai baru besutan Amien Rais sudah muncul pasca Kongres PAN yang memenangkan Zulkifli Hasan atas Mulfachri Harahap. Eks Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais menilai kemenangan Zulkifli Hasan penuh dengan kejanggalan. Makanya tercetus akan dibuat partai baru yang sementara ini disebut Partai PAN Reformasi.


Informasi Anda Genggam


Loading...