Menu

Siap-siap, Begini Ancaman Bagi Warga yang tak Mau Jaga Jarak, Langsung Didatangi 'Anjing Siluman'

Siswandi 11 May 2020, 15:08
Robot berbentuk anjing yang siap memperingatkan warga untuk menerapkan social distancing di Singapura. Foto: int
Robot berbentuk anjing yang siap memperingatkan warga untuk menerapkan social distancing di Singapura. Foto: int

RIAU24.COM -  Singapura termasuk salah satu negara yang memberlakukan sistem pengamanan ketat, untuk mengantisipasi wabah virus Corona. Bagi warga di negara ini yang nakal dan ogah menerapkan aturan jaga jarak (physical distancing), maka bersiap-siap saja ditegur 'anjing siluman'. 

Tentu saja, anjing siluman yang dimaksud bukan seperti yang biasa tampak dalam film misteri khas Indonesia. Namun anjing siluman yang dimaksud, ternyata robot anjing yang bisa bicara, menegur, dan menindak tegas para pelanggar aturan untuk jaga jarak.

Dilansir viva yang merangkum sputniknews, Senin 11 Mei 2020, robot anjing bernama Spot ini mulai berpatroli di Bishan-Ang Mo Kio Park di Singapura pada Jumat, 8 Mei pekan lalu. Diciptakan oleh Boston Dynamics, Spot merupakan sebuah robot menyerupai anjing yang dapat berlari, membuka pintu, beroperasi sendiri dalam berbagai medan dan cuaca, bahkan juga bisa menari.

Patroli taman ini merupakan bagian dari uji coba Spot selama dua minggu dengan diawasi oleh manusia dari jarak jauh. Selama berpatroli, Spot dilengkapi dengan kamera dan alat analisis untuk memperkirakan jumlah orang di taman.

Meskipun ada kamera dan alat analisis, Pemerintah Singapura meyakinkan robot anjing tersebut tidak dapat melacak atau mengenali individu tertentu serta tidak akan mengumpulkan data pribadi warganya.

'Anjing siluman' Spot dilengkapi dengan pesan suara yang telah direkam. Pesan itu diucapkan dengan lembut oleh suara wanita untuk mengingatkan pengunjung taman agar mengamati langkah-langkah menjaga jarak yang aman akibat adanya Virus Corona COVID-19.

"Ayo jaga Singapura tetap sehat!" kata Robot anjing Spot berwarna kuning dan hitam dalam bahasa Inggris saat berpatroli.

"Hey, untuk keselamatanmu sendiri dan untuk orang-orang di sekitarmu. Tolong jaga jarak Anda setidaknya satu meter. Terima kasih," ujar robot anjing itu sembari berkeliling taman dan jalanan.

Negara kota berpenduduk 5,7 juta jiwa tersebut telah melaporkan kasus terinfeksi Virus Corona paling banyak di Asia Tenggara, yaitu 21 ribu kasus. ***