Menu

Dari Klaster Magetan, Ternyata Masih Ada yang Tidak Mau Dikarantina Mandiri, Ini Keterangan Kadiskes Bengkalis

Dahari 11 May 2020, 19:47
Dari Klaster Magetan, Ternyata Masih Ada yang Tidak Mau Dikarantina Mandiri, Ini Keterangan Kadiskes Bengkalis (foto/Hari)
Dari Klaster Magetan, Ternyata Masih Ada yang Tidak Mau Dikarantina Mandiri, Ini Keterangan Kadiskes Bengkalis (foto/Hari)

RIAU24.COM - BENGKALIS- Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bengkalis melakukan karantina terpadu terhadap orang dalam pemantauan (ODP) yang berasal dari klaster Magetan sejak beberapa waktu lalu. Namun sebagian ODP dari klaster Magetan tersebut masih ada yang enggan ikut dikarantina terpadu ini.

Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis Ersan Saputra, Senin 11 Mei 2020 mengatakan, beberapa orang yang menolak untuk dikarantina ini berasal dari kecamatan Bandar Laksamana.

zxc1

"Kita dari gugus tugas sebenarnya bisa  saja untuk memaksa mereka ikut karantina terpadu. Hanya saja nanti bisa membuat situasi menjadi kisruh makanya urung kita lakukan pemaksaan terhadap mereka untuk di karantina terpadu," ungkap dr. Ersan.

Menurut Ersan, meskipun demikian Dinkes Bengkalis sudah meminta pihak kecamatan untuk melakukan peran aktifnya untuk membujuk mereka agar mau melakukan karantina terpadu.

zxc2

"Sejauh ini sebagian yang masuk dalam kelompok klaster Magetan sudah ikut karantina terpadu ini, tinggal yang dari kecamatan Bandar Laksamana saja yang belum mau atau menolak," ucap Ersan.

Dalam hal ini, ungkap Ersan, meminta kesadaran masyarakat yang ini untuk di karantina, karena karantina ini sifatnya sementara sampai hasil swab keluar saja, guna untuk keselamatan kita bersama.

"Kita minta sementara mau berkorban untuk kesalamatan bersama, sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran," ungkapnya.

Sejauh ini jumlah ODP klaster Magetan di kecamatan Bandar Laksamana yang tidak mau di karantina secara terpadu sebanyak 26 orang. Padahal pihak Diskes, sudah siapkan tempat, untuk itu Ersan mengimbau kepada mereka yang harus di ODP untuk bersedia di karantina terpadu. "Kalau negatif hasil swabnya pasti kita pulangkan," kata Ersan.

Masih kata Ersan, untuk jumlah Klaster Magetan di Bengkalis saat ini sebanyak 62 orang. Sebagian besar sudah ikut di karantina terpadu oleh Dinas Kesehatan. Mereka yang dikarantina terpadu ini sudah dilakukan pengambilan Swabnya.

"Sekarang tinggal menunggu hasil saja, sementara yang belum mengikuti karantina terpadu sebanyak 26 orang belum diambil sampel swabnya, kita berharap kesadaran mereka untuk ikut karantina terpadu yang sudah kita siapkan,"pungkas Ersan.