Pakar Penyakit Menular Asal Malaysia Ini Membuat Daftar Kegiatan Sehari-Hari Dengan Seberapa Tinggi Resikonya Terinfeksi VIrus Corona

Devi
Senin, 18 Mei 2020 | 20:53 WIB
Pakar Penyakit Menular Asal Malaysia Ini Membuat Daftar Kegiatan Sehari-Hari Dengan Seberapa Tinggi Resikonya Terinfeksi VIrus Corona R24/dev Pakar Penyakit Menular Asal Malaysia Ini Membuat Daftar Kegiatan Sehari-Hari Dengan Seberapa Tinggi Resikonya Terinfeksi VIrus Corona

RIAU24.COM -  Setelah tinggal di rumah untuk waktu yang lama selama masa penguncian, banyak orang Indonesia yang berharap untuk kembali ke kehidupan sehari-hari mereka. Dan kita semua perlu beradaptasi dengan normal baru dan kita harus hidup bersama Covid-19 sampai vaksin ditemukan. Meskipun kita semua dapat berdebat bahwa tinggal di rumah mungkin adalah hal terbaik untuk dilakukan, kita masih perlu kembali ke tempat kerja kita dan anak-anak perlu kembali ke sekolah mereka pada suatu saat nanti.

Seperti dilansir dari Business Insider saat mewawancarai Dr. Susan Hassig, seorang profesor epidemiologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Tropis Universitas Tulane di New Orleans tentang tingkat risiko kegiatan sehari-hari. Meskipun kegiatan yang berbeda memiliki tingkat risiko yang berbeda, mengenakan masker dan menjaga jarak sosial dapat mengurangi peluang seseorang terkena virus.

Baca juga: Dear Ladies, Ini 3 Tips Mudah Untuk Menghilangkan Ketiak Gelap

Berikut beberapa tingkatan tentang risiko dalam penularan virus Corona :

RISIKO TINGGI

1. Berkumpul dengan teman dan keluarga
Aktivitas ini tidak apa-apa jika Anda telah tinggal bersama cukup lama, tetapi jika Anda belum melakukannya, maka itu cukup berisiko karena Anda tidak tahu ke mana orang itu pergi atau dengan siapa mereka berhubungan. Juga sangat tidak mungkin bahwa siapa pun yang menghadiri salah satu pertemuan sosial ini akan mengenakan masker dan jarak sosial.

2. Pergi ke Bar
Dr Susan mengatakan bahwa bar tidak boleh dibuka kembali karena itu adalah tempat yang melibatkan banyak bergaul dan tidak seperti orang bisa memakai topeng saat minum.

3. Tempat keagamaan
Tempat-tempat agama sering penuh dengan orang-orang dengan usia yang lebih lanjut dan untuk beberapa agama, mungkin ada ritual yang melibatkan jabat tangan, kontak fisik atau makan bersama. Namun, risikonya dapat diturunkan dengan menjauhkan diri secara sosial, memakai masker dan juga tidak melakukan ritual yang disebutkan di atas.

4. Bioskop & acara olahraga
Bioskop dan acara olahraga berisiko tinggi karena melibatkan banyak penonton. Bayangkan sekelompok orang menunggu di luar ruang bioskop atau di luar stadion sebelum akhirnya mereka bisa masuk. Ketika akhirnya semua berkumpul, mereka akan berada di ruang tertutup.

 

RISIKO MENENGAH

1. Tempat fitnes / gym
Dr Susan mengatakan bahwa untuk menurunkan risiko infeksi di gimnasium, pengunjung gimnasium harus mengenakan masker kapan pun memungkinkan dan semua peralatan harus disanitasi SEBELUM dan SETELAH seseorang menggunakannya. Selain itu, jarak sosial yang ketat harus diterapkan.

2. Bersantap di dalam ruangan
Dokter mengatakan bahwa makan di dalam ruangan mungkin sedikit berisiko mengingat ventilasi udara dan bahwa petugas restoran berada di ruang tertutup yang sama selama berjam-jam. Untuk mengurangi risiko, seseorang dapat memakai topeng mereka sampai makanan mereka tiba dan restoran harus waspada terhadap barang-barang yang sangat menyentuh seperti menu.

2. Salon rambut dan nail art
Dalam industri ini, mengenakan masker sangat penting karena membantu memblokir partikel ketika seseorang berbicara, batuk atau bersin. Ini juga membantu mencegah seseorang menyentuh wajah mereka. Karyawan di industri ini harus selalu menjaga tangan mereka tetap bersih.

3. Pertemuan keluarga dengan skala kecil

4. Pantai
Jarak sosial di pantai dapat membantu mengurangi risiko, tetapi karena merupakan area terbuka, mungkin sulit untuk mengendalikan orang banyak.

Baca juga: 5 Efek Samping Berbahaya Minum Dari Botol Air Plastik, Bisa Sebabkan Kemandulan Lho...

RISIKO RENDAH

1. Bersantap di luar ruangan
Makan di luar rumah akan lebih bagus jika ada jarak sosial antar meja. Ventilasi di luar akan lebih baik juga, namun, pengunjung harus berhati-hati terhadap barang-barang sentuhan tinggi seperti menu dan bumbu.

2. Kegiatan di luar ruangan
Melakukan kegiatan di luar ruangan sendirian atau di dalam kelompok orang yang telah Anda tinggali baik-baik saja. Anda juga perlu menjaga jarak sosial dari orang lain di jalur taman / hiking. Bertemu dengan teman-teman Anda di luar rumah tangga Anda akan membutuhkan lebih banyak tindakan pencegahan.

3. Belanja 
Berbelanja bisa berisiko rendah jika Anda menjaga jarak dan mengenakan topeng. Kamar pas harus ditutup, namun, jika terbuka, barang-barang pakaian yang tidak dibeli harus dikarantina atau dibersihkan terlebih dahulu. Susan mengatakan tempat dengan risiko infeksi tertinggi di toko adalah di kasir tempat interaksi sosial terjadi.

4. Menyentuh surat atau bahan makanan
Dokter mengatakan ada risiko rendah terkena virus saat menyentuh surat atau bahan makanan. Jika Anda khawatir maka Anda dapat menyimpan barang-barang yang tidak lapuk di dalam tas selama beberapa hari sebelum menggunakannya. Namun, dia memperingatkan semua orang untuk sangat berhati-hati dengan hal-hal seperti gagang pintu dan tombol lift.


Informasi Anda Genggam


Loading...