Menu

Viral Boneka Seks Ramaikan Stadion di K-League, Klub Langsung Mengelak dan Membela Diri

Riki Ariyanto 21 May 2020, 07:22
Heboh pertandingan sepakbola di Korea Selatan memakai boneka seks sebagai pengganti suporter di stadion (foto/int)
Heboh pertandingan sepakbola di Korea Selatan memakai boneka seks sebagai pengganti suporter di stadion (foto/int)

RIAU24.COM - Tengah ramai jadi pembahasan, diduga ada puluhan 'boneka seks' meramaikan stadion dalam lanjutan K-League. Tepatnya saat pertandingan Gwangju FC di Stadion Piala Dunia Seoul, Minggu (17/5/2020).

Dilansir dari Detiksport, ulang FC Seoul menjadi kontroversi banyak yang menilai tak pantas memasang boneka seks di tribun penonton di laga K-League. Memang saat pertandingan kedua tim dihadiri tanpa penonton akibat larangan memasuki stadion untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau virus Corona.

zxc1

Nah atas dasar itu, tim tuan rumah berinisiatif menyemarakkan suasana dengan memasang boneka-boneka seolah itu perwakilan penonton. Sekitar 30 manekin perempuan dan laki-laki ditempatkan di tribun yang kosong. Boneka itu juga dipasangkan jersey merah hitam ala FC Seoul, serta memegang papan dukungan seperti layaknya penggemar aslinya.


Para penggemar FC Seoul kemudian meyakini jika manekin tersebut adalah boneka seks dari sebuah toko yang menjalin kerja sama dengan pihak klub.

zxc2

Tetapi pihak FC Seoul berkilah dan membela diri menyebut 'suporter' yang ada di tribun itu adalah manekin yang digunakan untuk fashion. Walau begitu, tim berjuluk Dragons Seoul tersebut tetap meminta maaf sebab memicu kontroversi.

"Kami ingin meminta maaf kepada suporter kami terkait manekin-manekin yang dipasang di stadion pada pertandingan yang berlangsung Minggu, 17 Mei 2020," ujar pernyataan FC Seoul dalam akun instagram resmi mereka.

"Namun kami ingin mengklarifikasi bahwa manekin tersebut dibuat mirip seperti manusia sungguhan, dan mereka tidak dipergunakan untuk tujuan seksual, seperti yang telah dikonfirmasi oleh pabriknya," lanjut pernyataan itu.

"Kami disuplai oleh perusahaan bernama Dalcom, yang mengklaim mannequin tersebut digunakan untuk keperluan fashion," jelas FC Seoul membela diri.

Nah bagaimana, apakah itu benar manekin untuk fashion atau boneka seks?