Liga 1 Stop Akibat Pandemi Covid-19, Stadion Kandang Klub Indonesia Ini Ditanami Kangkung

Riki Ariyanto
Jumat, 22 Mei 2020 | 15:16 WIB
Liga 1 Stop Akibat Pandemi Covid-19, Stadion Kandang Klub Indonesia Ini Ditanami Kangkung (foto/int) R24/riki Liga 1 Stop Akibat Pandemi Covid-19, Stadion Kandang Klub Indonesia Ini Ditanami Kangkung (foto/int)

RIAU24.COM - Liga 1 sudah dihentikan sementara akibat pandemi Covid-19 atau virus corona. Ternyata akibat dampak itu Kandang PSM Makassar, Stadion Andi Mattalatta, ditanami sayur kangkung.

Seperti dilansir dari Detikaport, Stadion kebanggaan publik Sulawesi Selatan itu sudah lebih dua bulan menganggur sejak Shopee Liga 1 dihentikan sejak pertengahan Maret. PSSI bahkan menetapkan status force majeure sebab pandemi virus Corona.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Menggulingkan Lionel Messi Sebagai Pesepakbola Berpenghasilan Tertinggi Versi Forbes



Kemudian viral di media sosial bahwa Stadion Andi Mattalatta yang juga dikenal dengan Mattoanging itu ditanami kangkung. Ketika dikonfirmasi Detiksport, penjaga stadion, Sanusi Uci, membenarkan hal itu.

"Jadi ini bukan kebun, ini sayur. Kangkung, bayam, ini tanaman jangka pendek. Jadi saya beli seharga Rp 20.000 dan hasil ini saya bagikan penghuni dalam kompleks stadion, karena saya mau bagikan uang tidak cukup, bagi saya sendiri uang tidak cukup, jadi ada manfaatnya," sebut Uci.

Baca juga: Jamie Vardy Cetak Gol Bunuh Diri, Leicester City Vs Burnley Berakhir Imbang



Sanusi (74), yang biasa dipangil BC, katakan kalau kegiatan menanam kangkung itu untuk menghidupi dirinya bersama warga lain yang tinggal di sekitar stadion akibat berhentinya Shopee Liga 1 2020. Lalu kondisi stadion yang dipenuhi rumput selanjutnya dimanfaatkan untuk menanam sayur dalam jumlah 5 petak.

"Di samping saya tak bersihkan, boleh tinjau dari tribune utara, timur rumputnya 1 meter, sekarang rumput di wilayah saya ini selama tanam sayur kangkung paling panjang 5 centimeter," sebut Sanusi mengklarifikasi.

Kemudian, Sanusi sebut pihaknya telah mendapat izin dari pihak stadion dengan ketentuan dalam jangka waktu pendek dan dengan syarat tak merusak.

"Kalo ada lagi (Liga) kami rapikan kembali seperti semula. Saya takut juga kalau merusak ada atasan saya, nomor dua Timpro. Kalo dari pihak manajer stadion kalau jangka pendek silahkan asal tak merusak, kalau jangka pendek, sayur ini cuman 20 hari, kalau jangka panjang kelapa, mangga, itu jangka panjang, ini 20 hari bisa di panen dan ini bibitnya saya beli sendiri," ujar Sanusi menerangkan.


Informasi Anda Genggam


Loading...