Menu

Main-main Saat Karantina Corona, 2 Bocah Ini Langsung 'Kaya Mendadak' Begini Ceritanya

Siswandi 25 May 2020, 22:42
Emas batangan (ilustrasi).
Emas batangan (ilustrasi).

RIAU24.COM -  Datangnya rezeki, tidak ada yang bisa memastikannya. Apalagi rezeki nomplok yang bisa didapat melalui cara yang tidak pernah diduga sebelumnya.

Hal itulah yang dirasakan dua kakak beradik yang masih bocah, warga Prancis.

Ceritanya bermula ketika Pemerintah Prancis mulai memberlakukan karantina akibat wabah virus Corona, belum lama ini.

Saat itu, orangtua kedua bocah itu memutuskan pergi dari Paris menuju rumah keluarga mereka yang terletak di kota Vendôme, ke arah selatan Paris.

Di sana, kedua anak laki-laki yang berusia sekitar 10 tahun tersebut hendak membuat gubuk di halaman belakang dengan menggunakan batang, daun, dan sprei.

Ayah mereka, seorang pengusaha berusia 60-an, memberitahukan bahwa ada sprei-sprei lama milik nenek yang dapat digunakan untuk membuat gubuk. Sprei itu disimpan di kamar yang tidak ditempati.

Ketika bocah-bocah itu mengambil sprei, "dua benda yang cukup berat" jatuh, tutur seorang juru lelang setempat, Philippe Rouillac, kepada media BFMTV, yang dilansir detik, Senin 25 Mei 2020.

Namanya juga bocah, keduanya tak memperhatikan hal itu dan mengembalikan 'dua benda' itu pada tempat semula.

Ketika penemuan itu diceritakan kepada sang ayah, ia meminta kedua anaknya itu mengambil benda itu kembali.

Ternyata, sang ayah sempat mengira benda itu adalah tempat pisau milik sang nenek.

Ia lalu menghubungi perusahaan Rouillac untuk mengeceknya, dan setelah mengirimkan beberapa foto, ia pun mendapat kabar gembira.

Benda-benda itu ternyata bukan tempat pisau melainkan dua emas batangan, masing-masing seberat 1 kilogram!

Kedua emas batangan itu sekarang ditawarkan lewat situs lelang yang dijalankan oleh Philippe Rouillac.

Masing-masing emas ditaksir bernilai 40.000 euro atau sekitar Rp630 juta.

Dalam perkembangannya terungkap bahwa emas batangan itu dibeli oleh nenek mereka pada tahun 1967 dan bahkan masih lengkap dengan kwitansinya.

Tak hanya itu, kabar gembira masih berlanjut. Hal itu disebabkan harga emas sekarang telah naik karena pandemi virus corona.

"Kami akan menunggu sampai harga emas naik lagi," kata Rouillac.

"Emas itu sekurang-kurangnya akan laku 100.000 euro (Rp1,6 miliar)."

Akan tetapi kakak beradik itu mengajukan syarat apabila barang-barang yang mereka temukan akan dijual.

"Kepada ayah mereka, mereka mengatakan: `Kami akan mempunyai kolam renang,`" ungkapnya lagi.

Duh, memang lah bocah. ***