Ketua DPRD Inhu Serahkan Bantuan Masker

Mohammad Rouf Azizi
Kamis, 28 Mei 2020 | 22:28 WIB
Ketua DPRD Inhu Serahkan Bantuan Masker (foto/int) R24/rou Ketua DPRD Inhu Serahkan Bantuan Masker (foto/int)

RIAU24.COM -  INHU- Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Samsudin di momen hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah ini kembali memberikan bantuan APD berupa masker kain kepada Puskesmas Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Inhu.

Penyerahan masker tersebut langsung dilakukan oleh Samsudin dan diterima oleh Kepala Puskesmas Pangkalan Kasai, Siswandi yang didampingi Wakil Kepala Puskesmas Pangkalan Kasai, Setiawan, Kamis 28
Mei 2020 bertempat di Puskesmas setempat.

Baca juga: Pengendara Motor yang Sedang Mabuk Bawa Diciduk Polsek Batang Gansal, Ternyata Bawa Narkoba Sabu 1,3 Kg



Saat dikonfirmasi, Samsudin menyampaikan, pemberian bantuan masker tersebut walau tidak seberapa jumlahnya, namun ia berharap dapat bermanfaat untuk para tenaga medis maupun para pasien yang kebetulan sedang berobat di Puskesmas Pangkalan Kasai.

Samsudin pun berpesan kepada seluruh masyarakat se Kabupaten Inhu agar tetap mengikuti anjuran pemerintah, untuk memutus mata rantai penularan covid 19.

Baca juga: Musda Golkar Inhu Ricuh, DPD I Golkar Riau Diduga Berpihak



"Saya berharap agar masyarakat selalu ikuti anjuran pemerintah, dengan memakai masker, selalu cuci tangan, jaga jarak, dan hindari kerumunan atau berkumpul kumpul," ungkapnya.

Sebelumnya Samsudin juga telah membagi bagikan masker kepada masyarakat dimomen bulan Ramadan yang lalu. Yang mana sudah ribuan masker ia berikan kepada masyarakat ditengah pandemi Covid-19 ini.

Sementara itu Kepala Puskesmas Pangkalan Kasai, Siswandi menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan Ketua DPRD Inhu yang sekaligus memberikan bantuan masker.

"Insya Allah pemberian ini sangat bermanfaat," sebutnya.

Siswandi juga menepis perihal isu miring yang beredar di media sosial bahwa salah satu dari 15 santri di Kecamatan Seberida asal Magetan positif Covid-19.

Ia menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar alias hoax.

Karena sudah sama-sama kita mengetahui bahwa 15 santri di Kecamatan Seberida asal klaster Magetan, sesuai dengan hasil Swap di Pekanbaru dinyatakan negatif.

"Untuk itu kita wajib bersyukur dan mengucapkan Alhamdulillah bahwa kita masih dilindungi oleh Yang Maha Kuasa," sebutnya.

Diketahui hal ini juga, telah disampaikan oleh Camat Seberida dalam menggelar konfersi Pers yang berlangsung pada Rabu 27 Mei 2020 kemaren di Aula kantor Camat Seberida yang dihadiri juga oleh Ketua DPRD Inhu, Samsudin.

Sebelumnya sempat beredar isu miring dikalangan masyarakat adanya salah satu dari 15 santri yang berdomisili di kecamatan Seberida positif covid-19, namun semua hanya isu yang tidak berdasar sehingga sebagian masyarakat menimbulkan pro-kontra di media sosial.

Namun untuk menepis semua itu, pihak kecamatan dan unsur mewakili mengumumkan dan membacakan keterangan hasil Swap laboratorium Biomokuler RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dengan dua kali pemeriksaa terhadap 15 santri dengan hasil Non Reaktif alias Negatif.



Informasi Anda Genggam



Loading...