Menu

Ingin Tangkap Pelaku Jambret Dua Petugas Ini Malah Dikeroyok Warga, Bahkan Satu Warga Dikabarkan Tewas Terkena Peluru Nyasar

Khairul Amri 29 May 2020, 20:18
Foto. Ilustrasi
Foto. Ilustrasi

RIAU24.COM - ROKAN HILIR - Dua orang petugas Opsnal Reskrim Polsek Bangko babak belur dihajar sekitar hampir 100 warga, saat hendak meringkus pelaku jambret di Kecamatan Lubuk Bangko, Kabupaten Rohil.

Namun, bukannya target berinisial IY yang didapat oleh kedua petugas Polsek Bangko tersebut. Melainkan rekan pelaku berinisial IJ yang saat itu berada dirumah pelaku bersama dua rekan lainnya.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi mengatakan kejadian itu terjadi pada Senin, 25 Mei 2020 lalu, dimana saat itu petugas bernama Briptu Helmi, dan Bripda Bagus, mendatangi rumah pelaku yang berinisial IY. Namun yang bersangkutan tidak ada didalam rumah.

"Didalam rumah itu ada tiga orang duduk di ruang tamu. Melihat kedatangan anggota kepolisian, salah satu dari tiga orang tersebut melarikan diri ke belakang rumah. Karena lari, muncul kecurigaan petugas dan langsung mengejar orang yang lari tadi," kata Sunarto kepada GoRiau.com, Jumat (29/5/2020) siang.

Selanjutnya setelah melakukan pengejaran, petugas berhasil mengamankan orang yang berinisial IJ. Dari tangannya diamankan buah dompet berisikan dua bungkus berisi kristal  berwarna putih diduga narkotika jenis sabu, dengan berat kotor 35 gram, timbangan digital warna hitam, plastik pembungkus kecil 20 buah dan sendok yang terbuat dari pipet warna hijau.

"Saat diamankan itulah pelaku IJ melakukan perlawanan dan memprovokasi warga masyarakat untuk melawan anggota itu. Karena mendengar teriakan IJ mengatakan petugas maling, datanglah kurang lebih 100 orang warga menghalangi petugas, dengan cara melempar petugas dengan batu. Tidak hanya disitu, warga juga mengejar petugas dengan kayu dan memukuli petugas," lanjut Sunarto.

Akibat diserang warga, Briptu Helmi mengalami luka di lutut akibat pukulan kayu,  jari kelingking kanan nya luka berdarah. Sedangkan Bribka Bagus mengalami lebam merah di telinga sebelah kiri akibat lemparan batu.

Karena keselamatannya terancam, dengan terpaksa petugas melontarkan tembakan peringatan ke atas, hingga akhirnya membuat warga sadar kalau mereka adalah petugas kepolisian.

Selang beberapa lama pasca kejadian, ada informasi yang menyebutkan bahwa ada warga masyarakat yang terkena tembakan, yaitu saudara Teguh, mengalami luka di pinggang sebelah kiri, dan pada saat itu dibawa masyarakat ke RSUD Bagan Siapi, namun diketahui korban tersebut meninggal dunia.