riau24

Hari Ini Masjid Nabawi Kembali Dibuka Untuk Umum

Riko
Minggu, 31 Mei 2020 | 09:33 WIB
Foto (internet) R24/riko Foto (internet)

RIAU24.COM - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz menyetujui pembukaan Masjid Nabawi di Madinah Almunawarah Arab Saudi untuk jamaah secara umum secara bertahap mulai hari. Minggu 41 Mei 2020. Masjid di Nabawi akan mulai dibuka tetapi mengikuti standar protokol kesehatan. 




BACA JUGA : Orang-orang di Dhaka Lebih Suka Meninggal Di Rumah Daripada Harus Pergi ke Rumah Sakit, Inilah Alasannya

Pembukaan masjid secara bertahap diikuti sejumlah aturan protokol kesehatan, seperti pembatasan jamaah hanya 40 persen dari kapasitas masjid. Tetap menggunakan masker, mencuci tangan, serta menerapkan jaga jarak sosial antarjamaah saat salat.

Mengutip dari Sahijab. Minggu 31 Mei 2020, pimpinan Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi (Haramain) melalui twitter resminya menyampaikan, kesiapan untuk membuka kembali masjid setelah lebih dari dua bulan ditutup karena pandemi virus Corona. 

Sementara itu, untuk area masjid lama atau Raudah masih ditutup sementara, sampai pemberitahuan lebih lanjut. Tidak menyediakan air Zamzam di area masjid dan larangan membawa makanan dan minuman ke dalam masjid.

Selama pembukaan masjid secara bertahap, kegiatan ceramah atau taklim agama dan menghafal Alquran di Masjid Nabawi masih ditangguhkan sementara. Sajadah di dalam masjid juga ditiadakan, sehingga diminta jamaah membawa alas salat masing-masing.

BACA JUGA : Menyerah Pada Keadaan, Untuk Pertama Kali Donald Trump Akhirnya Mengenakan Masker Saat Berkunjung ke Rumah Sakit Tentara Walter Reed

Seperti aturan Haramain sebelumnya, masjid akan ditutup satu jam setelah sholat Isya dan baru dibuka kembali satu jam sebelum sholat Subuh. Mulai Ahad subuh ini (waktu Arab Saudi), Masjid Nabawi sudah dibuka untuk umum. 

Seperti diketahui, Arab Saudi mulai memberlakukan pelonggaran pembatasan kepada warganya secara bertahap mulai Kamis 28 Mei 2020 atau 8 Syawal 1441 H. Mulai dari dibukanya aktivitas sosial, perekonomian hingga peribadatan, kecuali di Kota Suci Makkah.



Informasi Anda Genggam



Loading...