Menu

Korut Tiba-tiba Ancam Batalkan Perjanjian Militer dengan Korsel, Ini Penyebabnya

Siswandi 4 Jun 2020, 14:22
Kim Yo Jong (belakang) yang selalu hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan pemimpin besar Korut,  Kim Jong Un. Foto: int
Kim Yo Jong (belakang) yang selalu hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan pemimpin besar Korut, Kim Jong Un. Foto: int

RIAU24.COM -  Hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan, tiba-tiba kembali memanas. Hal itu setelah pihak Korut tiba-tiba mengeluarkan ancaman akan membatalkan perjanjian militer dengan Korea Selatan. Tak hanya itu, Korut juga mengancam akan menutup kantor penghubung lintas-perbatasan.

Pernyataan itu dikeluarkan adik perempuan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, yakni Kim Yo Jong.

Dilansir kompas yang merangkum afp, Kamis 4 Juni 2020, rupanya ada satu hal yang membuat pihak Korut merasa gerah. Hal itu terkait dengan aksi para aktivis yang sudah membelot ke Korsel. Dikabarkan, para pembelot dan aktivitas lainnya, sudah lama membagikan selebaran anti-Pyongyang di perbatasan dua negara itu. 

Selebaran itu isinya mengkritik Kim Jong Un atas pelanggaran hak asasi manusia dan ambisi nuklirnya. Namun sejauh ini, pihak Korut menangkap kesan ada pembiaran dari kubu Korsel. 

"Pihak berwenang Korea Selatan akan dipaksa untuk membayar mahal jika mereka membiarkan situasi ini berlanjut sambil membuat berbagai alasan," kata Kim Yo Jong, dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan kantor berita resmi KCNA. 

Bahkan, wanita yang disebut-sebut sebagai calon pengganti terkuat Kim Jong Un ini menyebut, para pembelot itu "sampah manusia" dan "anjing sampah" yang mengkhianati tanah air mereka. 

Halaman: 12Lihat Semua