Soal Rapid Tes RSUD Arifin Achmad 350 Ribu, M Adil: Seharusnya Gak Usah Bayar Karna Sudah Ditanggung Pemerintah Riau

Riko
Kamis, 11 Juni 2020 | 20:27 WIB
Muhammad Adil R24/riko Muhammad Adil

RIAU24.COM - Anggota DPRD Riau dari komisi V M Adil menyayangkan pihak rumah sakit RSUD Arifin Achmad yang meminta uang 350 ribu bagi masyarakat umum yang ingin untuk melakukan rapid tes untuk mendapatkan surat sehat corona. Menurutnya kebijakan rumah sakit plat merah itu sudah kelewatan batas karna sangat menyakiti hati masyarakat miskin. 

Baca juga: Cegah Omicron, Binda Riau Vaksinasi 300 Anak Usia 6-11 Tahun

Seperti diketahui surat sehat corona ini diperuntukkan buat masyarakat yang ingin keluar provinsi. 

"Rapid tes ini kan sudah dibeli pemerintah yang diperuntukkan pada masyarakat Riau. Tapi kalau saat ini sudah dibisniskan itu salah. Seharusnya yang dilakukan pemerintah itu jemput bola dengan merapid tes semua masyarakat agar terbebas dari corona,"kata Adil di DPRD Riau. Kamis 11 Juni 2020.

Lebih lanjut dikatakannya jika rapid tes itu dibeli pemerintah, seharusnya masyarakat Riau tidak perlu bayar. Sebab tujuannya dibeli alat rapid tes ini agar Riau ini sehat dari virus corona. 

Maka dari itu Ia meminta pihak penegak hukum segara memeriksa pihak rumah sakit terkait biaya rapid tes ini. Hal diminta supaya jelas dan transparan serta tidak ada permainan untuk mencari keuntungan sebelah pihak. 

"Dalam pembahasan APBD 2020 DPRD juga tidak ada menganggarkan untuk membeli rapid tes. Namun karena corona inilah anggara itu digeser salah satunya membeli alat rapid tes. Dan pertanyaannya rapid tes itu dibisniskan atau bukan, "ujar polisi PKB ini. 

Baca juga: Upaya Memperkenalkan Batik Kuansing, Diskopdagrin Taja Talkshow di Pekanbaru


Informasi Anda Genggam


Loading...