Pertempuran Kembali Pecah di Jalur Gaza, Roket Hamas Hantam Basis Tentara Israel

Riko
Selasa, 16 Juni 2020 | 12:18 WIB
Foto (internet) R24/riko Foto (internet)

RIAU24.COM - Pertempuran antara Palestina dengan Israel kembali pecah. Sebuah roket milik pasukan militer Palestina, Hamas membombardir basis Tentara Pertahanan Israel (IDF) di wilayah Eskhol, Israel Selatan. Senin 15 Juni 2020.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Paling Kejam dan Sadis di Dunia: Tewaskan Lebih dari 10 Wanita Sebelum Diperkosa dengan Cara Tak Wajar

Menurut laporan The Times of Israel yang dikutip VIVA Militer, serangan roket yang dilancarkan Hamas terjadi pada Senin malam waktu setempat. Tapi sayangnya, serangan itu tidak mengenai sasaran namun menghantam sebuah lapangan kosong.

Dentuman roket Hamas tersebut membuat sirine berbunyi keras, dan membuat pasukan Tentara Pertahanan Israel merespons. Jerussalem Post menyebut, pasukan IDF mengerahkan sejumlah tank dan jet tempur untuk membalas serangan Hamas.

IDF mengklaim, pengerahan tank dan jet tempur mampu memukul milisi Hamas di Gaza selatan. Tak cuma itu, IDF juga menyebut bahwa serangan pesawat pembom juga berhasil menghancurkan basis Hamas di dekat kota Khan Younis.

Kelompok Hamas dan Jihad Islam Palestina yang menjadi kekuatan perlawanan terkuat, menebar ancaman kepada Tentara Pertahanan Israel dalam beberapa hari terakhir. Ancaman Hamas dan Jihad Islam Palestina adalah sikap terkait rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel.

"Kami tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa, setelah agresi Israel, sejumlah hal bisa mencapai titik eskalasi dalam konfrontasi. Yang mungkin, akan mengarah pada eskalasi militer," ujar Wakil Kepala Politik Hamas, Saleh al-Arouri.

Baca juga: Di Negara Ini Jika Ada Polisi yang Melanggar Aturan, Mereka Wajib Mengenakan Ban “Hello Kitty Pink” di Lengannya

Pernyataan al-Arouri ini semakin menegaskan sikap Hams terkait rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Sebelumnya, pejabat senior Hamas, Salah al-Bardawil, juga menegaskan bahwa Hamas akan terus melakukan perlawanan dalam segala bentuk.

"Proses aneksasi (Israel di Tepi Barat) akan dihadapkan dengan perlawanan dalam semua bentuk," kata al-Bardawil.

Pertempuran antara kelompok Hamas dan Tentara Pertahanan Israel ini baru kembali terjadi, setelah kondisi di wilayah ini relatif tenang dalam waktu yang cukup lama.


Informasi Anda Genggam


Loading...