riau24

Bahas Masalah Pilkada, KPU Riau Taja Koordinasi Dengan Polda Riau

Riko
Selasa, 16 Juni 2020 | 20:28 WIB
Foto (istimewa) R24/riko Foto (istimewa)

RIAU24.COM - Jelang persiapan pemilihan lanjutan serentak 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau melakukan rapat koordinasi dengan Polda Riau di aula Kapolda Riau. Selasa 16 Juni 2020.

Hadir dalam rapat itu Ketua KPU Riau, Ilham M. Yasir, Anggota KPU Riau Firdaus, Joni Suhaidi, Abdurahman, dan Nugroho Noto Susanto. Turut serta, Sekretaris KPU Riau Rudinal. Semetara dari Polda Riau, hadir Kapolda Riau, Dirkrimum, dan Kasubdit Politik Dit Intelkam Polda Riau. 




BACA JUGA : Karena Faktor Ini, Gerakan KAMI Sangat Dibutuhkan Indonesia Saat Ini

Ilham M. Yasir pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Riau atas sambutan dan kerjasama yang selama yang telah berjalan baik dalam menyukseskan helat pemilihan atau pilkada di Provinsi Riau. 

Ilham mengatakan bahwa saat ini tahapan pilkada telah dilanjutkan. Dimana tahapan awal yang dilanjutkan adalah pengaktifan badan adhoc dan pelantikan anggota PPS serentak. 

"Alhamdulillah pelantikan PPS se-Riau berjalan dengan baik dan lancar. Protokol kesehatan dilakukan untuk menjaga tidak terjadi potensi penularan virus covid-19," ujar Ilham melalui siaran persnya yang diterima Riau24. com. Selasa 16 Juni 2020.

Pada kesempatan itu, KPU Riau juga menyampaikan perkembangan terkini tentang telah diundangkannya PKPU 5 tahun 2020 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota tahun 2020. Anggota KPU Riau, Joni Suhaidi memaparkan beberapa agenda tahapan yang sudah di depan mata yang bersumber dari PKPU Nomor 5 tersebut. 

"Bahwa pemungutan suara yang awalnya direncanakan berlangsung pada 23 september, berganti menjadi tanggal 9 Desember 2020. Tahapan, program, dan jadwal pemilihan serentak lanjutan akan dilaksanakan sesuai dengan protocol kesehatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COvid-19). Dan nanti akan diterbitkan oleh KPU RI terkait tata cara teknis pelaksanaan seluruh tahapan program, dan jadwalnya."kata Joni Suhaidi. 

Selain itu, Ketua Divisi Tehnis KPU Riau itu menambahkan, bahwa tahapan terdekat yang telah menunggu adalah verifikasi faktual bakal calon perseorangan yang dimulai pada 24 Juni 2020 dan berakhir pada 12 juli 2020. Di Provinsi Riau, terdapat dua bakal pasangan calon perseorangan di Kabupaten Indragiri Hulu.

Sementara itu ditempatkan yang sama Abdurahman, Ketua Divisi Program dan Data Pemilih KPU Riau juga menyampaikan, perihal TPS, dimana dinamikanya mengikuti regulasi dan standar protokol percepatan penanganan covid-19. 

"Info terkini, dari jumlah awal 7.737 TPS dengan basis maksimal 800 pemilih per TPS, menjadi bertambah 663 TPS dengan basis maksimal 500 pemilih per TPS. Dengan demikian untuk pemilihan lanjutan 2020 jumlah TPS kita di Provinsi Riau menjadi 8.400 TPS". Tentu nanti akan disampaikan jika terjadi perubahan mengingat  perkembangan di lapangan masih berjalan dinamis,"terangnya.

Nugroho Noto Susanto, Ketua Divisi SDM, Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Riau dalam forum silaturahim tersebut juga menambahkan, bahwa KPU Riau saat ini telah mengaktifasi badan adhoc PPK dan telah melantik Anggota PPS se-Provinsi Riau pada Senin, 15 Juni 2020. 

"Saat ini di provinsi Riau, kita telah memiliki 580 anggota PPK, dan 3870 PPS yang tersebar di 116 Kecamatan dan 1290 desa/keluarahan di 9 daerah yang akan pilkada."katanya.

BACA JUGA : Karena Alasan Ini, Amien Rais Sebut Bahaya Bila Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia Tidak Ada

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi terkait kunjungan KPU dan penjelasan perihal pilkada ini mengaku menyambut baik. Sebagai aparat keamanan pihaknya siap mendukung dan menyukseskan pemilihan serentak lanjutan di bumi lancang kuning. 

"Kita bersyukur Riau menjadi provinsi yang persebaran virus Covid-19 hingga zero positif. Semoga virus ini segera berakhir. Kami juga akan memerintahkan teman-teman Polres untuk koordinasi dengan KPU di daerah-daerah yang akan melaksanakan pemilihan serentak tahun 2020. Dan kami mohon dibantu juga tentang perkembangan-perkembangan terbaru agar dapat kita antisipasi jika ada hal-hal urgen terkait penanganan keamanan selama proses penyelenggaraan pemilihan serentak lanjutan 2020 tersebut."tutupnya.



Informasi Anda Genggam



Loading...