Buat Onar Lagi, Tentara Israel Teror Kamp Pengungsi Palestina di Tepi Barat, Diduga Ini Penyebabnya

Siswandi
Rabu, 17 Juni 2020 | 11:24 WIB
Tentara Israel mengamankan warga Palestina (Ilustrasi). Foto: int R24/wan Tentara Israel mengamankan warga Palestina (Ilustrasi). Foto: int

RIAU24.COM -  Israel tampaknya tak berhenti berulah dan meneror masyarakat Palestina. Kali ini, sejumlah pasukan Tentara Pertahanan Israel (IDF) bergerak ke kota Ramallah, Tepi Barat, Palestina, Selasa 16 Juni 2020 waktu setempat. Kedatangan pasukan Israel tersebut dikabarkan untuk mengintimidasi sebuah kamp pengungsi Palestina di wilayah itu.

Sama dengan banyak aksi serupa sebelumnya, Israel juga dikabarkan tidak mempedulikan dan memberi tahu pihak Otoritas Palestina. Sedangkan sasarannya adalah kamp pengungsi Al-Amari.

Baca juga: Imbas Pandemi, China Catat Pertumbuhan Populasi Paling Lambat Dalam Beberapa Dekade

Dilansir viva yang mengutip al-masdarnews, Kementerian Dalam Negeri Palestina, lewat juru bicaranya, Ghassan Nimr mengonfirmasi terkait kejadian itu. 

"Pasukan Israel memasuki Ramallah sebelum fajar. Tiga rumah digeledah di kota itu, tetapi tidak ada penangkapan yang dilakukan," ujar Nimr.

Akan tetapi, sebuah sumber keamanan justru menyebut bahwa tentara Israel telah menangkap seorang pemuda berusia 20 tahun di kamp pengungsi Al-Amari.

Baca juga: Mengerikan, Sedikitnya 11 Orang Tewas Dalam Penembakan Sekolah di Rusia

Ramallah merupakan kota di mana Otoritas Palestina bermarkas. Meski memegang kendali penuh atas wilayah Tepi Barat, pasukan Tentara Pertahanan Israel kerap melakukan serangan di wilayah itu.

Aksi biadab Israel itu dikabarkan terus menjadi-jadi, seiring dengan rencana negara zionis itu melakukan aneksasi wilayah Tepi Barat. Rencana ini membuat situasi kembali menjadi tegang. Padahal, situasi di wilayah ini relatif tenang dalam waktu yang cukup lama.

Namun ada juga sejumlah pihak menduga bahwa tindakan tentara Israel ini adalah respons atas serangan roket yang dilancarkan oleh pejuang Hamas, di Jalur Gaza, sehari sebelumnya. ***


Informasi Anda Genggam


Loading...