Menu

Ada Video Porno Masuk di Webinar KPU Sumbar, Kok Bisa?

Satria Utama 23 Jun 2020, 09:33
Webinar KPU Sumbar
Webinar KPU Sumbar

RIAU24.COM -  PADANG - Para peserta web seminar (webinar) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) mendadak heboh. Pasalnya, lagi-asyk-asyik mendengarkan pemaparan narasumber, tiba-tiba muncul video porno di tengah peserta.

Kegiatan webinar KPU Sumbar itu diikuti jajaran Forkopimda mulai dari Pemprov Sumbar, Polda Sumbar, Danrem, Bawaslu, Lantamal II Teluk Bayur, Lanud Sutan Sjahrir, Kejaksaan, Pengadilan, Partai Politik , Ormas dan media massa.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sumbar, Izwaryani mengatakan, webinar itu bertujuan menyosialisasikan PKPU nomor 5 2020 tentang Perubahan ketiga PKPU 15 2019 tahapan, program, jadwal penyelenggaraan Pilkada 2020 bersama instansi terkait.

Izwaryani mengaku, kegiatan webinar ini memang dibuka secara umum dan terbuka bahkan ruangan rapat virtual dan password disebar di akun media sosial KPU Sumbar. “Tujuannya agar sosialisasi ini dapat diikuti semua pihak agar sosialisasi ini dapat diterima oleh seluruh pihak,” kata Izwaryani, Selasa (23/6/2020)

Kegiatan yang dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIb berjalan lancar mulai dari pembukaan oleh Ketua KPU Sumbar, pemaparan materi oleh Ketua Divisi Sosial Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sumbar Gebril Daulai dan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sumbar Izwaryani.

“Saat masuk dalam kegiatan diskusi, beberapa pertanyaan dilontarkan peserta webinar dan pemateri menjawab dengan lancar namun menjelang masuk sesi diskusi terakhir sebelum penutupan beberapa akun peserta masuk dengan suara yang ribut dan video porno,” kata dia.

Izwaryani melanjutkan, pihak IT KPU Sumbar berupaya menghilangkan hal tersebut dan butuh beberapa menit agar hal tersebut dapat dinetralkan. Setelah akun tersebut hilang, moderator acara langsung meminta maaf atas kejadian tersebut dan langsung menutup kegiatan.

"Hal ini pertama kali terjadi di kegiatan pertemuan virtual yang dilakukan KPU Sumbar sehingga menjadi pelajaran berharga ke depannya," kata dia.***