Geger, Oknum TNI Jemput Paksa Mayat PDP Corona di RSUD Arifin Achmad Riau

Riko
Rabu, 24 Juni 2020 | 20:53 WIB
Ilustrasi/int R24/riko Ilustrasi/int

RIAU24.COM - Sorang pria inisial P yang merupakan Pasien Dalam pengawasan (PDP) Covid-19 meninggal dunia di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Riau, pukul 02.00 wib dini hari. Rabu 24 Juni 2020. Jenazahnya dibawa pulang paksa oleh keluarga tanpa protokol penanganan khusus. 

Baca juga: Cegah Omicron, Binda Riau Vaksinasi 300 Anak Usia 6-11 Tahun

Berdasarkan pesan berantai yang diterima Riau24.com keluarga korban yang salah satunya anggota TNI (berpakaian Dinas TNI lengkap) menjemput paksa jenazah Pasien PDP dengan cara melakukan perlawanan terhadap tenaga medis RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

"Tenaga medis RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru sudah mencoba memberikan pencerahan terhadap tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur protokol kesehatan tersebut, pihak keluarga pasien PDP tersebut tidak mengindahkannya, " bunyi pesan berantai tersebut. 

Dalam pesan berantai itu juga disebutkan bahwa P merupakan pasien rujukan dari RS Prima Pekanbaru ke RSUD Arifin Achmad. Dan ketika dirujuk pasien dalam kondisi Pneumonia Berat dan tidak Sadarkan diri.

"Sekitar Pukul 01.30 Wib, hari Rabu tanggal 24 Juni 2020 pasien PDP itu dinyatakan meninggal dunia pihak rumah sakit. Dan sekitar Pukul 02.00 wib sebelum pengambilan SWAB terhadap pasien PDP yang meninggal dunia  oleh Tim dokter Covid-19 RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru keluarga korban yang salah satunya anggota TNI (berpakaian Dinas TNI lengkap) menjemput paksa jenazah Pasien PDP dengan melakukan perlawanan terhadap tenaga medis RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru,"lanjut bunyi pesan tersebut. 

Baca juga: Upaya Memperkenalkan Batik Kuansing, Diskopdagrin Taja Talkshow di Pekanbaru

Terkait data oknum anggota TNI tersebut dalam penyelidikan dan tim gugus tugas Provinsi Riau akan melakukan tracing terhadap keluarga jenazah pasien PDP dan orang orang yang melakukan kontak dengan pasien. 


Informasi Anda Genggam


Loading...