Pejabatnya jadi Tersangka Dalam Kasus Jiwasraya, Begini Komentar OJK

M. Iqbal
Jumat, 26 Juni 2020 | 09:45 WIB
Ilustrasi/net R24/ibl Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan mega korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Setidaknya ada 13 perusahaan manajer investasi yang ditetapkan sebagai tersangka baru.

Dilansir dari, dalam penetapan tersebut, ada juga salah satu pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang juga dicap sebagai tersangka.

Baca juga: Viral Video Panglima TNI Jenderal Wiranto Tak Ikut Campur Rivalitas Pilpres 1999, Netizen Salah Fokus ke SBY

Pihak OJK sendiri memberikan tanggapannya melalui keterangan resmi. OJK menegaskan sejak dimulainya proses penyelidikan oleh pihak Kejaksaan Agung, OJK telah dan selalu memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan data dan informasi serta asistensi yang diperlukan oleh pihak Kejaksaan Agung.

"Mendukung proses penegakan hukum terkait kasus Jiwasraya oleh Kejaksaan Agung dengan tetap menjunjung tinggi azas praduga tidak bersalah," bunyi poin kedua pernyataan OJK.

Kemudian, OJK juga menegaskan akan bekerjasama dengan Kejaksaan Agung untuk membuat sistem keuangan yang sehat, stabil dan kredibel. Lalu ada tindakan OJK terhadap 13 manajer investasi yang ditetapkan sebagai tersangka itu?

Baca juga: Ayah Rozak Sebut Ayu Ting Ting Orang Kaya Mampu Beli Apa Saja, Wendi Cagur: MasyaAllah, Anaknya Dieksploitasi

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK, Anto Prabowo menegaskan, 13 perusahaan manajer investasi itu hingga saat ini masih beroperasi seperti biasa. Belum ada keputusan untuk menghentikan operasional mereka.

"Mengenai penetapan 13 Manajer Investasi menjadi tersangka dalam kasus Jiwasraya, sampai saat ini 13 MI tersebut masih beroperasi seperti biasa karena belum ada pembatasan dari Kejagung," kata dia, Kamis, 26 Juni 2020.


Informasi Anda Genggam


Loading...