Menu

Terus Diserang Karena tak Turunkan Harga BBM, Bos Pertamina Akhirnya Curhat Begini

Siswandi 30 Jun 2020, 10:15
Direktur Umum Pertamina, Nicke Widyawati
Direktur Umum Pertamina, Nicke Widyawati

RIAU24.COM -  BUMN PT Pertamina (Persero) sempat diungkit-ungkit karena sikapnya yang tak kunjung menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), meski harganya BBM di pasaran dunia menurun cukup signifikan. Karena sikapnya itu pula, perusahaan plat merah itu sering didesak untuk segera menurunkan harga BBM. Rupanya, hal itu diakui Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, menjadi tidak nyaman. 

Hal itu diungkapkannya saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Jakarta, Senin (29/6/2020) kemarin.

"Pak tidak nyaman Pak diserang-serang oleh semua orang kenapa BBM tidak turun, terus terang Bu, tadi kan ada mempertanyakan masa memproduksi BBM sendiri lebih mahal dibanding beli, faktanya demikian Bu," lontarnya di hadapan anggota Komisi VII. 

Dilansir detik, Selasa 30 Juni 2020, Nicke kemudian menuturkan, harga BBM impor beberapa waktu lalu sempat lebih murah dibanding impor minyak mentah. Padahal, impor minyak mentah juga mesti ada tambahan ongkos untuk produksi.

"BBM impor itu harganya bisa lebih murah dibanding impor crude padahal kita harus ada production cost. Faktanya begitu. Kemarin-kemarin, sekarang sudah mulai normal," ujarnya.

Menurutnya, bila hanya ingin sekedar mencari untung, Pertamina bisa melakukannya dengan hanya berdagang atau trading. Namun hal itu tak dilakukan, karena Pertamina ialah BUMN.

Halaman: 12Lihat Semua