riau24

Karhutla Kembali Terjadi Di Pulau Rupat, Bengkalis

Dahari
Jumat, 03 Juli 2020 | 00:41 WIB
FOTO: Karhutla yang terjadi saat ini di pulau Rupat R24/hari FOTO: Karhutla yang terjadi saat ini di pulau Rupat

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Kebakaran hutan dan lahan (Karhula) di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis kembali terjadi. Karhula tersebut terjadi diareal lahan HPT semak belukar perbatasan PT. SRL dan PT. Priatama tepatnya di Desa Tanjung Kapal.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis Tajul Mudaris menyampaikan bahwa, karhutla terjadi sejak Rabu 1 Juli 2020 kemarin, saat itu terdapat titik api.




BACA JUGA : Begini Modus SA Saat Akan Melakukan Penggelapan Sepeda Motor 4 Korbannya Sebelum Diringkus

"Saat ini sedang dilakukan pemadaman oleh tim BPBD, TNI, Polri dan pihak perusahaan yang ada disana, masih melakukan pemadaman, sementara di lokasi angin kencang serta cuaca panas dan jauh dari pemukiman,"ungkap Tajul Mudaris, Jumat 3 Juli 2020.

Tajul menyebutkan kebakaran yang terjadi sejak kemaren sudah membakar lebih kurang 2 hektar lahan. Sedangkan posisi titik api jauh ditengah hutan dan sulit di jangkau dengan jalan darat.

"Kemarin petugas kita belum bisa melakukan pemadaman karena titik apinya jauh di tengah hutan dan kita baru bisa mendapatkan titik koordinatnya dan hari ini baru dilakukan pemadaman," ungkap Tajul lagi.

Menurut Tajul, sampai hari ini masih tercatat satu titik api, "Sebenarnya ini yang dikawatirkan terjadi, dengan adanya covid-19, kita berharap tidak ada terjadinya karhutla, tapi nyatanya semalam muncul titik hot spot dan titik api di Kecamatan Rupat,"kesal Tajul.

BACA JUGA : Ini Alasan Belum Dibukanya Pelabuhan Domestik Maupun Internasional di Bengkalis

Terkait kesiapan tim pemadam, tim dilapangan tetap siap karena disetiap kecamatan sudah punya tim pemadam kebakaran tapi tetap bekerjasama dengan TNI-Polri, masyarakat peduli api (MPA) dan perusahaan yang ada di daerah itu.

"Kita juga berusaha melakukan pencegahan dengan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, dalam hal ini kita imbau untuk tidak membakar lahan didaerahnya,"ucap Tajul Mudaris.



Informasi Anda Genggam



Loading...