Biasa Saling Berseteru, Dua Organisasi di Palestina ini Sepakat Bersatu Lawan Israel yang Ingin Caplok Tepi Barat

M. Iqbal
Jumat, 03 Juli 2020 | 11:51 WIB
Ilustrasi/net R24/ibl Ilustrasi/net
<p>RIAU24.COM - Meskipun dua faksi di Palestina, Hamas dan Fatah saling berseteru, kali dia kelompok tersebut berjanji untuk bersatu melawan rencana Israel mencaplok bagian-bagian Tepi Barat yang telah diduduki.

Dikutip dari Sindonews.com, Jumat, 3 Juli 2020, janji itu disampaikan kedua pihak dalam sebuah konferensi pers bersama yang langka pada hari Kamis.

Baca juga: Anak-anak Terbunuh Akibatnya Serangan Israel di Jalur Gaza, Ratusan Lainnya Luka-luka

"Kami akan memberlakukan semua langkah yang diperlukan untuk memastikan persatuan nasional dalam upaya menentang aneksasi," ujar pejabat senior Fatah Jibril Rajub di Ramallah saat konferensi pers virtual dengan pejabat Hamas Saleh al-Arouri yang berada di Beirut, Lebanon.

"Hari ini, kami ingin berbicara dengan satu suara," kata Rajub, seperti diberitakan AFP.

Untuk diketahui, Fatah mengendalikan pemerintah Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah. Sedangkan kelompok Islam Hamas mengelola Jalur Gaza. Kedua faksi Palestina ini terpecah selama lebih dari satu dekade.

Baca juga: Imbas Pandemi, China Catat Pertumbuhan Populasi Paling Lambat Dalam Beberapa Dekade

Konferensi pers bersama didorong oleh tekad bersama mereka dalam menentang proposal perdamaian Timur Tengah rancangan pemerintah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Proposal yang dijuluki sebagai "Kesepakatan Abad Ini" tersebut membuka jalan bagi Israel untuk mencaplok sekitar 30 persen wilayah Tepi Barat yang diduduki, termasuk pemukiman Yahudi di wilayah yang dianggap ilegal menurut hukum internasional dan Lembah Yordan.


Informasi Anda Genggam


Loading...