Menu

Polres Bengkalis Luncurkan Program Jaga Kampung Dengan Lounching Penanaman Bibit Nenas

Dahari 9 Jul 2020, 16:10
FOTO: Penanaman secara simbolis ribuan bibit nenas
FOTO: Penanaman secara simbolis ribuan bibit nenas

RIAU24.COM -  BENGKALIS- Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis meluncurkan Program Jaga Kampung Kabupaten Bengkalis di Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kamis 9 Juli 2020.

Peluncuran atau launching berlangsung di Jalan Sekda Desa Sungai Alam turut dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis H Bustami HY dan juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Walaupun sempat diguyur hujan gerimis, secara simbolis langsung dilakukan penanaman bibit nanas madu di atas lahan sekitar dua hektar tersebut.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K menyampaikan bahwa, untuk kegiatan hari ini merupakan Program Kampung Tangguh Nusantara Kapolri dijabarkan Kapolda dengan Program Jaga Kampung.

Memperkenalkan salah satu Program Jaga Kampung adalah di Desa Sungai Alam tersebut Polres Bengkalis bekerja sama dengan masyarakat setempat, terutama yang terdampak covid-19. 

"Lahan yang sudah dibuka untuk ditanami dengan tanaman pangan seperti nanas seluas dua hektar direncanakan lima hektar akan ditanam sebanyak 5.000 batang bibit,"ungkapnya.

"Masyarakat yang akan melaksanakan perawatan terhadap kampung tangguh ini, dengan ketahanan pangan diharapkan bisa menghidupi perekonomian dan bisa mandiri kedepannya. Dasil panen nantinya akan dibayarkan zakatnya sebesar 10 persen. Ini sebagai upaya untuk menghidupkan perekonomian masyarakat dan menekan penyalahgunaan narkoba,"ucap AKBP Hendra lagi.

Lanjut, Kapolres, dengan program ini masyarakat harus menjaga kampungnya, dengan tujuan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) semakin kondusif, masyarakat produktif.

"Untuk setiap kecamatan ada satu desa Program Jaga Kampung ini seperti di Kecamatan Siakkecil menanam palawija, di Mandau ada pembibitan ikan, di Bukitbatu menanam jahe merah dan cabai,"ungkap dia lagi.

Kapolres mengakui untuk kendala, saat membuka lahan juga berkoordinasi dengan Pemda Bengkalis dengan menyesuaikan struktur tanah seperti gambut atau bukan, termasuk hama dan harus diperhatikan dan jangan sampai yang sudah dilaksanakan akan tetapi tidak ada hasilnya tentu merugikan masyarakat yang bekerja.

Hendra menambahkan, bahwa melaksanakan program ini juga mendukung kearifan lokal seperti budi daya kayu geronggang, polres bekerja sama dengan masyarakat, karena kayu ini juga banyak manfaatnya.

"Diharapkan, melalui budi daya geronggang bisa menggantikan cerocok bangunan sebagai pengganti kayu bakau,"ujarnya.

Sementara, Plh. Bupati Bengkalis H Bustami HY menyampaikan terima kasih kepada Polres Bengkalis yang telah menggagas Program Jaga Kampung. Seperti memanfaatkan lahan tidur agar bernilai ekonomis dan membantu masyarakat.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh untuk desa-desa yang lain adanya gerakan menanam ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat melakukan program menanam paling tidak di pekarangan rumah, seperti apotik hidup, tanam serai, kunyit dan lain sebagainya. Ayo menanam,"ucap Sekda.