Menu

Bupati Siak Letakan Batu Pertama Pembangunan Lanjutan MIN 1 Sabak auh Siak

Lina 10 Jul 2020, 14:33
Bupati Siak Letakan Batu Pertama Pembangunan Lanjutan MIN 1 Sabak auh Siak (foto/int)
Bupati Siak Letakan Batu Pertama Pembangunan Lanjutan MIN 1 Sabak auh Siak (foto/int)

RIAU24.COM - SIAK- Bupati Siak Alfedri bersama Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Siak Muharom dan  Unsur Muspida Kabupaten serta UPIKA Kecamatan Sabak Auh dan tamu undangan lainnya, melakukan Peletakan Batu Pertama Pekerjaan Pembangunan lanjutan Madrasah Ibtidaiyah Negri (MIN) 1 Siak, di Kampung Sabak Permai, Kecamatan Sabak Auh.

zxc1

Mengawali sambutannya, Bupati Siak Alfedri menyampaikan bahwa pembangunan lanjutan Madrasah Ibtidaiyah Negri (MIN) 1 Siak ini merupakan program bersama Kementrian Agama Kabupaten Siak dalam upaya meningkatkan sarana dan prasarana pembelajaran sekolah berbasis agama.

"Pembangunan lanjutan Madrasah Ibtidaiyah Negri (MIN) 1 Siak ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan Kementrian Agama Kabupaten Siak untuk meningkatkan sarana dan prasarana pembelajaran bagi sekolah berbasis agama.

zxc2

Lanjut Alfedri, kita ketahui bersama bahwa minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke pesantren dan sekolah berbasis agama sangat tinggi,pembangunan lanjutan ini sekaligus merupakan respon kami ,Pemerintah Daerah untuk mendukung orang tua dalam memberikan pendidikan agama bagi putra putrinya," ungkapnya.

Bupati Alfedri juga berharap dengan peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran, dapat meningkatkan mutu pendidikan.

"Saya berharap agar pembangunan lanjutan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran ,sehingga peserta didik memiliki pemahaman agama yang baik, selain itu saya juga berharap kedepan dapat di bangun Madrasah Ibtidaiyah Negri (MIN)  dua, tiga ,dan seterusnya sehingga terdapat banyak tempat pembelajaran agama bagi masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu,Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Siak Muharom menerangkan awal mula pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Negri (MIN) 1 Siak tersebut.

"Madrasah Ibtidaiyah Negri 1 Siak ini yang pertama di Kabupaten Siak, sejarah pembangunan Madrasah ini berawal dari aspirasi masyarakat yang bernanung di bawah Yayasan Mantaabah , yang berangkat dari kondisi dimana anak-anak saat ini mudah terpengaruh pergaulan bebas,kehidupan hedonis.

Masih menurut Muharom, kondisi seperti itulah yang membuat kami tergerak untuk menghadirkan bentuk pembelajaran agama , salah satunya dengan mendirikan Madrasah Ibtidaiyah Negri (MIN) 1 Siak ini," urainya

Muharom melanjutkan , setelah pembangunan selesai nantinya akan di lanjutkan dengan pengembangan sarana dan prasarana pendukung kegiatan pembelajaran.

"Nantinya Kami dari Kementrain Agama Kabupaten Siak akan melanjutkan kerjasama terpadu dengan Pemerintah Kabupaten Siak untuk mengembangkan sarana dan prasarana pendukung kegiatan pembelajaran  ,dan tidak menutup kemungkinan seperti yang telah di sampaikan Bapak Bupati tadi,untuk membangun Madrasah Ibtidaiyah Negri yang kedua, dan seterusnya.

Lanjutnya, pengembangan dan peningkatan pendidikan agama akan mampu menghadirkan generasi penerus yang memiliki akhlakul kharimah, sehingga mampu mengimbangi kemajuan bentuk hubungan sosial yang saat ini sudah mengarah kepada bentuk pergaulan bebas," urainya.

Sementara itu,pada kesempatan yang lain Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negri (MIN) 1 Siak  Faizin,SAg menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Siak dan Kementrain Agama Kabupaten Siak.

"Saya selaku kepala sekolah mengucapkan terimakasih atas perhatian Pemerintah Daerah melalui Bapak Bupati dan juga Kementrian Agama Kabupaten Siak yang telah membantu dalam pembangunan lanjutan sekolah ini" katanya.

Faizin melanjutkan , selama ini kami sangat kekurangan fasilitas ruangan seperti perpustakaan, UKS dan prasarana lainnya.tapi alhamdulillah akhirnya Bapak Bupati beserta jajaran membantu kami untuk melaksanakan pembangunan lanjutan ini sehingga nantinya fasilitas kami semakin baik untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kami yang memiliki peserta didik berjumlah 216,dengan dua lokal di setiap kelas," tutupnya.