Akan Terjadi Cuaca Ekstrem Pada Juli dan Agustus, BPBD Bengkalis Himbau Masyarakat Tidak Bakar Lahan

Dahari
Jumat, 10 Juli 2020 | 16:51 WIB
FOTO: Tajul Mudaris R24/hari FOTO: Tajul Mudaris

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis himbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca panas ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus mendatang.

Adanya kondisi cuaca itu dikhawatirkan memicu kebakaran lahan (karla) di beberapa titik yang sangat rawan.

Baca juga: Dengan Program ESA Yang Mantap, Akan Berikan Bantuan Kepada UMKM Hingga 20 Juta

"Tetap waspada untuk melaksanakan semacam pencegahan dini seperti patroli bersama TNI dan Polri serta Manggala Agni," ungkap Kepala Pelaksana BPBD, Tajul Mudarris, kepada wartawan, Jumat 10 Juli 2020.

Diungkapkan Tajul, bahwa Kabupaten Bengkalis masih berstatus siaga darurat sampai dengan Oktober. Menyusul hasil laporan dari Badan Meteorologi  Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau menyebutkan, perkiraan cuaca ekstrem akan terjadi Juli. 

Baca juga: Sejumlah Tokoh Mandau Mengadu Soal Belum Ada Sekolah Tsanawiyah-Aliyah Negeri di Duri, ESA: Ini Akan Menjadi Prioritas Kami

Akan tetapi, lanjutnya saat ini masih terjadi hujan, namun BPBD tetap mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar lahan baik di ladang atau lahan perkebunan.

"Karena cuaca ekstrem sumber air kering, apalagi di lahan gambut. Kalau sudah terbakar ditambah dengan lokasi yang sulit ditempuh sangat menghambat proses pengendalian pemadaman," ujarnya.

 

 



Informasi Anda Genggam



Loading...