Saat Pertumbuhan Ekonomi Negara di Dunia Jeblok, China Akan Jadi Satu-satunya Negara Yang Tumbuh Positif

Satria Utama
Minggu, 12 Juli 2020 | 16:58 WIB
Ilustrasi R24/saut Ilustrasi

RIAU24.COM -  Pertumbuhan ekonomi negara-negara di dunia diprediksi akan merosot dan mengalami pertumbuhan negatif akibat dihantam corona. Namun para analis dan pengamat memprediksi, China bakal menjadi satu-satunya negara di dunia yang mengalami pertumbuhan positif.

Prediksi ini diperoleh dari hasil survei terhadap para analis di 11 insitusi yang dilakukan AFP. Para analis memperkirakan pertumbuhan ekonomi China untuk kuartal kedua tahun ini berkisar pada angka 1,3 persen. Turun jauh dari target sebelum adanya pandemik Covid-19, yaitu 6,1 persen. 

Baca juga: Turun Lagi, Harga Emas Batang Antam Hari Ini di Level Rp 1.002.000/gram

Meski begitu, para analis memproyeksikan, China akan menjadi satu-satunya ekonomi utama yang mengalami pertumbuhan ekonomi positif untuk tahun ini. Lantaran China merupakan negara pertama yang terhantam wabah dan pulih lebih dulu, 

Seperti dilansir RMOL, para ekonom memperkirakan, China akan mencatat pertumbuhan ekonomi 1,7 persen untuk satu tahun penuh. 

Data pertumbuhan ekonomi China untuk periode April hingga Juni akan dipublikasikan pada Kamis (16/7). 

Pada kuartal pertama, pemerintah China menutup negara selama berbulan-bulan untuk mengendalikan virus, termasuk menghentikan operasi pabrik dan membatasi perjalanan. Alhasil, ekonomi China merosot 6,8 persen dalam tiga bulan pertama 2020. 

Namun sejak karantina di Hubei, khususnya Wuhan dicabut pada April, pemerintah mulai melanjutkan kembali aktivitas ekonomi. 

Ketika wabah Covid-19 muncul kembali pada bulan lalu di Beijing, pemerintah hanya melakukan pembatasan yang sangat terbatas.

Ekonom utama Oxford Economics, Tommy Wu, memperkirakan China akan pulih pada kuartal kedua dan seterusnya karena tidak lagi tertahan oleh gangguan sisi pasokan, di mana pabrik-pabrik kembali beroperasi.***



Informasi Anda Genggam



Loading...