riau24

Akhirnya Mulai Terkuak, Konsultan WHO asal China Terang-terangan Sebut Covid-19 Hasil Persekongkolan Jahat

Siswandi
Minggu, 12 Juli 2020 | 23:37 WIB
Dr Limeng Yan (tengah) yang mengungkap virus Corona adalah hasil persekongkolan jahat. Foto: int R24/wan Dr Limeng Yan (tengah) yang mengungkap virus Corona adalah hasil persekongkolan jahat. Foto: int

RIAU24.COM -  Teka-teki seputar pandemi wabah virus Corona Covid-19, tampaknya mulai terkuak. Khususnya terkait apakah virus ini dibentuk alam atau hasil buatan manusia. Adalah Dr. Limeng Yan, seorang virologi lulusan Universitas Hongkong yang melakukan penelitian virus ini dan berhasil melarikan diri ke Amerika Serikat. Dengan terang-terangan, ia menyatakan virus ini merupakan hasil persekongkolan jahat.

Limeng mengaku pernah bertugas di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hongkong, laboratorium tempat ia bekerja adalah salah satu laboratorium terbaik di dunia untuk penelitian virus pneumonia Wuhan.

Dilansir sindonews yang merangkum daily, Minggu 12 Juli 2020, Limeng mengungkapkan sejumlah kebenaran yang menakjubkan.




BACA JUGA : Parahnya Israel, Usai Berdamai dengan UEA, Langsung Gempur Kawasan Gaza di Palestina

Dikatakannya, pada 31 Desember 2019, Limeng Yan ditunjuk oleh atasannya, Leo Poon yang menjabat sebagai konsultan untuk WHO, untuk secara diam-diam mempelajari Corona. Pada hari yang sama, seorang ilmuwan yang bekerja di Pusat Pengendalian Penyakit Tiongkok mengatakan kepadanya, bahwa ada satu keluarga yang anggotanya terinfeksi virus tersebut, menunjukkan bahwa virus dapat menular dari manusia ke manusia.

Namun Ketika Limeng Yan melaporkan hasil penelitiannya kepada atasnya Leo Poon, dia malah diancam oleh atasannya.

Limeng Yan lainnya yang bertugas di laboratorium juga menjabat sebagai konsultan WHO, Profesor Malik Peiris juga mengetahui hasil penyelidikan virus tersebut dapat menular dari manusia ke manusia.

Namun, pengumuman WHO yang dikeluarkan masing-masing pada 9 Januari dan 14 Januari 2020 menyebutkan : Tidak ada bukti bahwa virus dapat menyebar dari manusia ke manusia.

BACA JUGA : UEA dan Israel Berdamai, Presiden Turki Erdogan Ancam Putuskan Hubungan Diplomatik

Sementara itu, Dr. Sean Lin, mantan peneliti virologi di US Army Research Institute mengatakan : “Mereka sebagai ahli laboratorium WHO, pasti memiliki saluran untuk memberitahu kepada WHO apa yang terjadi di China, Jadi dapat dipastikan bahwa WHO menyembunyikan situasi ini”.

Ocehan Limeng rupanya membuat Kedutaan Besar China di AS angkat suara: "Kami belum pernah mendengar tentang orang ini,'' ungkap sumber dari instansi itu. ***



Informasi Anda Genggam



Loading...