riau24

SKK Migas Sumbagut - KKKS Wilayah Riau dan Lima Organisasi Wartawan Gelar Webinar Jurnalistik

Satria Utama
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:11 WIB
Webinar jurnalistik yang digelar SKK Migas-KKKS R24/saut Webinar jurnalistik yang digelar SKK Migas-KKKS

RIAU24.COM -  PEKANBARU - SKK Migas Sumbagut dan KKKS Wilayah Riau bekerjasama dengan lima organisasi wartawan di Provinsi Riau mengadakan kegiatan Webinar dengan tema Jurnalisme di Era Digital sebagai Transformasi dan Tantangan Terkini, Selasa – Rabu (14 Juli – 15 Juli 2020). 

KKKS Riau yang berpartisipasi antara lain Energi Mega Persada (EMP) Bentu Ltd, EMP Malacca Strait SA, BOB PT BSP– Pertamina Hulu, PT SPR Langgak, PHE Siak, PHE Kampar dan Pertamina EP Lirik. Sementara organisasi wartawan yang turut serta adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).




BACA JUGA : Tolak RUU Omnibus law Cipta Kerja, KPBI Berdemo di Kantor DPRD Riau

Webinar hari pertama yang dipandu langsung oleh Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang ini diikuti sebanyak 180 peserta dari media cetak, online dan elektronik se Provinsi Riau dengan menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala Divisi Operasi Produksi SKK Migas Ngatijan memaparkan materi seputar Industri Hulu Migas yakni Penggunaan dan Pemanfaatan Data Digital dalam Operasional Hulu Migas di Indonesia. Manager IODSC PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) Johar Pribawana menyampaikan materi Pelaksanaan Digitalisasi Minyak dan Gas di Operasi PT CPI. Sementara Chief Digital Officer KG Media Dahlan Dahi sebagai narasumber ketiga mengupas soal Jurnalisme di Era Digital Sebagai Transformasi dan Tantangan Terkini.

Pjs. Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Haryanto Syafri menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang mengikuti webinar kali ini. Webinar yang diselenggarkan SKK Migas Sumbagut - KKKS Wilayah Riau dengan Organisasi Wartawan Riau ini merupakan kegiatan pertama yang melibatkan beberapa organisasi wartawan dengan metode virtual. Metode virtual dilaksanakan adalah dalam rangka silaturahmi dan berbagi informasi tentang sektor hulu migas dan industri media serta dalam rangka ikut melakukan pencegahan terhadap penularan Covid-19 

BACA JUGA : Jumlah Orang yang Sembuh di Riau Melebihi Orang yang Terjangkit Covid-19 Riau Hari ini

"Kendati pandemi Covid-19 masih terjadi di Provinsi Riau, tapi SKK Migas Sumbagut dan KKKS Wilayah Riau tetap memberikan edukasi terkait perkembangan dan isu seputar hulu migas dan bagaimana jurnalis dan media menghadapi situasi yang sangat berdampak pada pertumbuhan perusahaan pers saat ini. Kami menyampaikan terimakasih kepada seluruh pimpinan organisasi yang telah bersama-sama melaksanakan kegiatan Webinar kali ini dan kami harapkan sinergi yang sangat baik ini dapat terus tingkatkan sehingga kami dapat memberikan update terbaru tentang operasional hulu migas khususnya di Provinsi Riau," tutur Haryanto Syafri.

Kepala Divisi Operasi Produksi SKK Migas Ngatijan SKK Migas menyampaikan bahwa sebagai salah satu bagian pelaksanaan transformasi SKK Migas untuk membangun organisasi as center of excellence dan digitalisasi, mulai dari 31 Desember tahun 2019 SKK Migas telah membangun Integrated Operation Center (IOC). Melalui IOC ini, SKK Migas dapat melakukan pengamatan dan melihat data-data dari KKKS yang diharapkan dapat melakukan monitor day to day operation secara real time sehingga memudahkan SKK Migas mendapatkan akses data setara KKKS sebagai operator dalam pelaksanaan pengelolaan kegiatan.

Kegiatan Webinar berlangsung interaktif dan menarik, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan peserta webinar kepada narasumber. Webinar ini akan berlanjut pada sesi kedua yang akan dilaksanakan pada 15 Juli 2020 dengan menghadirkan narasumber Heri Susanto (Chief Content katadata.co.id) dan Adi Prasetya (beritasatu.TV). 

Ketua Panitia Webinar, Abdul Ghafur, mengatakan bahwa setelah webinar dilaksanakan, selanjutnya para peserta dapat mengikuti lomba karya tulis dan videografi jurnalistik. “Kami berharap agar rekan-rekan media turut berpartisipasi dalam lomba dengan total hadiah Rp 66 juta,” katanya.***



Informasi Anda Genggam



Loading...