Menu

Belum Transparannya Anggaran Penangangan Covid19 di Bengkalis, Gempar Kembali Gelar Audensi

Dahari 14 Jul 2020, 19:30
FOTO: Audensi Gempar
FOTO: Audensi Gempar

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Rakyat (Gempar) bersama tim pansus Covid-19 DPRD serta Pemkab Bengkalis kembali menggelar audensi soal penjelasan transparasi anggaran penanganan covid, Selasa 14 Juli 2020.

Audensi itu kembali digelar lantaran hingga saat ini belum adanya kejelasan secara resmi soal anggaran Covid. Dalam hal ini Gempar akan terus mengawal segala bentuk aspirasi.

"Segala bentuk aspirasi akan terus di sampaikan oleh rekan rekan Gempar kepada tim gugus tugas Covid19," ungkap Kordum Gempar, Mansyur.

Menurut Mansyur, untuk kejelasan informasi mengenai anggaran tim gugus tugas untuk secepat nya melakukan eksekusi terhadap segala bentuk bantuan dan kegiatan fisik maupun non fisik.

"Tim gugus tugas diminta secepatnya untuk melakukan audit pengeluaran anggaran yang dijanjikan serta akan dibagikan kepada seluruh masyarakat. 

Gempar akan tetap mengawal proses transparasi anggaran covid-19 di Kabupaten Bengkalis ini,"ujarnya.

Ketua tim Pansus DPRD Bengkalis Sofyan menyampaikan bahwa, ditegaskan kepada Dinas Sosial agar segera mencairkan dana bantuan kepada masyarakat. 

"Masyarakat Desa masih banyak yang belum dapat dan sangat membutuhkan bantuan maka kita harapkan agar bantuan segera di cairkan. Kita jangan terlena kita harus mengedepankan masyarakat dan kami minta kepada Kalaksa BPBD agar cepat dicairkan Dana penaganan Covid-19,"ujar Sofyan.

"Kami minta kepada dinas kesehatan bagaimana dengan insentif petugas kesehatan yang menangani Covid-19. Batuan PKH dan BLT yang masih belum maksimal Kepada Dinas Sosial agar bisa segera mendata kembali agar penyaluran bantuan tepat sasaran. Bagaimana caranya supaya masyarakat yang belum mendapatkan bantuan dan apa langkah langkah kita agar segara mencari solusinya bersama,"ucap Sofyan.