riau24

Kota Asal Jokowi Disebut Zona Hitam Corona, Ganjar Pranowo Malah Sebut Begini

Siswandi
Selasa, 14 Juli 2020 | 23:54 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo R24/wan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

RIAU24.COM -  Kota Solo sempat disebut masuk dalam zona hitam penyebaran virus Corona Covid-19. Hal itu menyusul meledaknya temuan kasus baru di kota yang juga daerah asal Presiden Jokowi tersebut. Khususnya setelah 25 dokter residen yang bertugas di RSUD dr Moewardi Solo, dinyatakan positif mengidap virus itu. Namun Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo punya pendapat lain.

Menurutnya, setiap pekan Pemprov Jateng rapat membahas perkembangan penanggulangan virus corona. Dia mengatakan tak ada laporan tentang Solo menjadi zona hitam.

"(Solo) Zona merah," lontarnya, Selasa 14 Juli 2020, dilansir cnnindonesia.




BACA JUGA : Dua Pelaku Perdagangan Orang Secara Ilegal ke Kapal China Ditangkap

Diketahui, sebanyak 25 dokter di Solo terinfeksi virus Corona. Diduga, kondisi itu terjadi setelah mereka menghadiri pesta wisuda yang dihelat para dokter muda tersebut. Pesta itu juga dikabarkan dihadiri banyak orang.

Terkait hal ini, Ganjar membantah pihaknya kecolongan. Ia malah mengatakan hal itu bisa terjadi sebab masyarakat memiliki pemahaman yang berbeda-beda soal adaptasi kebiasaan baru (new normal). Sementara untuk 25 dokter yang positif terinfeksi Corona, saat ini tengah menjalani isolasi.

Untuk diketahui, sebanyak 25 dokter residen yang bertugas di RSUD dr Moewardi, Solo, Jawa Tengah dinyatakan positif Covid-19. Mereka adalah mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) paru Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS).

BACA JUGA : Ditetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Suap Djoko Tjandra, MAKI Ungkap Fakta Terkait Pengusaha Tommy Sumardi

Wakil Direktur Penelitian dan Pendidikan RS UNS Solo, dr. Tonang Dwi Ardyanto, mengatakan 25 orang itu adalah tenaga medis sekaligus mahasiswa PPDS paru atau sering disebut dokter residen paru.

Kasus itu bermula dari satu dokter residen yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (9/7) lalu. Setelah itu dilakukan tracing atau pelacakan. Hasilnya, temuan itu pun terungkap.

"Saat ini RS UNS menerima rujukan sebanyak 25 pasien positif Covid-19 dari RS dr Moewardi untuk menjalani masa isolasi di RS UNS," ungkapnya, belum lama ini. ***



Informasi Anda Genggam



Loading...