Lambung Kapal Perang Ini Bocor dan Akhirnya Tenggelam, Puluhan Prajurit TNI AL Sempat Terapung-apung di Laut Selama Berjam-jam

Siswandi
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:44 WIB
Ilustrasi R24/wan Ilustrasi

RIAU24.COM -  Insiden menimpa kapal perang TNI AL, KRI Teluk Jakarta-541. Saat tengah melaksanakan tugas, lambung kapal tiba-tiba bocor dan kapal akhirnya tenggelam. Buntutnya, para prajurit TNI yang berada di kapal itu terpaksa harus berjibaku dan terapung-apung di laut bebas hingga berjam-jam. Meski demikian, tidak ada korban jiwa alam kejadian itu. 

Menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Mohammad Zaenal, insiden itu terjadi Selasa, 14 Juli 2020. Ketika itu, kapal tersebut sedang bertugas menjalankan operasi laut membawa dukungan logistik ke wilayah timur Indonesia.

Baca juga: Begini Sedihnya Amanda Manopo Setelah Ditinggal Ibu Selamanya

Namun saat berada di perairan timur laut Pulau Kangean, Jawa Timur, lambung kapal bocor sehingga kapal buatan Jerman Timur tahun 1979 itu akhirnya tenggelam pada kedalaman 90 meter. 

"Seluruh ABK sejumlah 55 orang dalam keadaan selamat. 54 ABK diselamatkan oleh KM Tanto Sejahtera yang sedang berlayar di posisi 5 NM dari lokasi kejadian, 1 ABK ditolong oleh KM Dobonsolo," terangnya,  Rabu, 15 Juli 2020, dilansir viva.  

Baca juga: Begini Sedihnya Amanda Manopo Setelah Ditinggal Ibu Selamanya

Terpisah Sendirian di Laut 
Salah satu prajurit TNI AL yang mengalami insiden itu adalah Koptu Bambang, dari Satuan Kapal Amfibi Koarmada II (Satfib Armada II). Namun yang dialaminya agak berbeda dengan prajurit yang lain. Soalnya, Koptu Bambang terpisah dari 54 prajurit TNI AL yang lainnya, saat KRI Teluk Jakarta-541 tenggelam. 

Baca juga: Halangi Akses Rumah Tahfidz, Tembok Buatan Anggota DPRD Akhirnya Dirobohkan Satpol PP, Netizen: Tandai Orangnya

Bahkan, Koptu Bambang sempat terombang-ambing beberapa jam di laut lepas di atas perahu karet yang sudah rusak. Namun, Alhamdulillah Koptu Bambang berhasil diselamatkan oleh KM Dobonsolo yang tengah berlayar dari Makasar menuju Surabaya.

Menurut Nakhoda KM Dobonsolo, Capt. Ridwan Wijayanto setelah berhasil mengeavakuasi Koptu Bambang, pihaknya berkomunikasi dengan KM Tanto Sejahtera yang mana Komandan KRI Teluk Jakarta-541 berada di atas KM Tanto Sejahtera bersama 53 personil TNI AL ABK KRI Teluk Jakarta-541 lainnya yang lebih dulu telah diselamatkan. ***


Informasi Anda Genggam


Loading...