Tak Terbendung, Putra Jokowi, Gibran Rakabuming Resmi Didukung PDIP, Siap Ikuti Jejak Sang Ayah

Satria Utama
Jumat, 17 Juli 2020 | 17:22 WIB
Gibran Rakabuming R24/saut Gibran Rakabuming

RIAU24.COM -  Dugaan banyak pihak bahwa langkah putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka menuju Pilwako Surakarta bakal mulus terbukti. DPP PDIP resmi mengumumkan Gibran sebagai calon Walikota Surakarta berpasangan dengan Teguh Prakosa.

Saat diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan terkait pengumuman itu, Gibran menyampaikan pidatonya dengan menggebu-gebu seraya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

Baca juga: Bukan Karena Prestasi, Ini Faktor yang Membuat Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi

"Saya bersyukur dan menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri atas rekomendasi yang diamanahkan kepada saya untuk menjadi calon walikota Surakarta yang diusung PDIP pada Pilkada Kota Surakarta 2020," ujar Gibran via virtual, Jumat (17/7) seperti dilansir rmol. 

Rekomendasi yang diberikan PDIP, menurut putra sulung Jokowi ini, adalah suatu bentuk kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk bisa memenangkan Pilkada Kota Surakarta. 

Selanjutnya, Gibran berencana bersama pasangannya untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan semua pihak, termasuk dengan FX Hadi Rudiatmo. 

"Saya dan Pak Teguh akan segera melakukan komunikasi intensif, koordinasi dan konsolidasi di internal jajaran pengurus DPC, anak cabang hingga tingkat ranting di PDIP Kota Surakarta. Dan mengikuti arahan Bapak Ketua DPC FX Hadi Rudiatmo," ungkapnya. 

Baca juga: Amin Rais Disandingkan Dengan Gus Dur, Begini Kata Yenny Wahid

Dalam kesempatan itu, Gibran juga berterima kasih kepada FX Hadi Rudiatmo dan Bambang Wuryanto yang telah membantu dan mengarahkan dirinya dalam proses pendaftaran hingga akhirnya mendapat rekomendasi. 

"Marilah dengan turunnya rekomendasi ini kita jadikan momentum konsolidasi dan pemenangan PDIP Kota Surakarta. Marilah kita semua menjadikan pilkada kali ini tidak hanya sebagai sebuah proses politik demokrasi, tetapi juga sebagai ajang gotong royong untuk masyarakat yang terdampak pandemik Covid-19," tutupnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...