Menu

Vaksin Covid-19 dari China Tiba di Tanah Air, Ternyata Harus Uji Klinis Dulu, Ombudsman RI: Jangan Sampai Warga Indonesia Jadi Kelinci Percobaan!

Siswandi 21 Jul 2020, 11:41
Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie
Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie

RIAU24.COM -  Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie.mengingatkan pemerintah agar benar-benar berhati-hati, setelah menerima vaksin Covid-19 dari perusahaan asal China, Sinovac. Untuk diketahui, vaksin tersebut telah sampai di Indonesia, sebagaimana diumumkan Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah, pada pekan ini. 

Alvin pun lantas mempertanyakan kehebatan vaksin dari Sinovac yang telah diserahkan Kemlu ke PT Bio Farma tersebut. 

Salah satunya, Alvin menanyakan apakah vaksin tersebut telah melalui proses uji klinis dan disertai sertifikat dari Pemerintah China, untuk memastikan vaksin tersebut benar-benar ampuh.  

“Apakah vaksin ini sudah lolos uji klinis negaranya dan mendapat sertifikasi?” ujarnya di akun Twitter pribadi Senin (20/7/2020) kemarin, dilasir rmol. 

Menurutnya, pertanyaan ini menjadi penting lantaran dia tidak ingin warga Indonesia dijadikan percobaan atas vaksin temuan China tersebut.  “Jangan sampai WNRI jadi kelinci percobaan,” tegasnya lagi. 

Sementara itu, Kemlu RI mengakui bahwa vaksin ini belum siap edar. Vaksin masih harus melalui uji klinis tahap III yang akan dilakukan PT Bio Farma, Universitas Padjadjaran dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes). Meski telah sampai di Indonesia, vaksin ini ditargetkan baru bisa digunakan untuk keadaan darurat, mulai kuartal pertama tahun 2021. ***