Menu

Militer AS Mengklaim Rusia Telah Jadi Provokator Dengan Mengirim Peralatan Militer Canggih ke Libya

Devi 25 Jul 2020, 08:15
Militer AS Mengklaim Rusia Telah Jadi Provokator Dengan Mengirim Peralatan Militer Canggih ke Libya
Militer AS Mengklaim Rusia Telah Jadi Provokator Dengan Mengirim Peralatan Militer Canggih ke Libya

Rusia dan LNA sama-sama membantah pernyataan militer AS sebelumnya bahwa Moskow mengirim jet tempur untuk mendukung pasukan Wagner di negara Afrika Utara.

Ketika ditanya pada bulan Januari apakah Grup Wagner bertempur di Libya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan jika ada orang Rusia di Libya, mereka tidak mewakili negara Rusia, mereka juga tidak dibayar oleh negara.

Klaim AFRICOM datang setelah pertemuan Rabu antara delegasi Turki dan Rusia di Ankara untuk membahas perang Libya.

Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan upaya gencatan senjata abadi di negara itu, menurut kementerian luar negeri Turki.

Sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pertemuan itu mengatakan kedua pihak telah sepakat untuk bekerja sama dan mendorong faksi-faksi yang menentang Libya untuk menciptakan "syarat-syarat bagi gencatan senjata yang berkelanjutan dan berkelanjutan" dan upaya bersama untuk memajukan dialog politik.

Halaman: 23Lihat Semua