Gairahkan Semangat Petani Sawit, Gubri Didampingi PLH Bengkalis Canangkan PPSR

Dahari
Sabtu, 25 Juli 2020 | 14:31 WIB
FOTO: Penanaman sawit R24/hari FOTO: Penanaman sawit

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Upaya menggairahkan kembali semangat petani berkebun sawit dan meningkatkan perekonomian masyarakat secara swadaya, dan untuk pertama kalinya di Provinsi Riau, oleh Gubernur Riau (Gubri) H. Syamsuar didampingi Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis Bustami HY mencanangkan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PPSR) Kabupaten Bengkalis, di Desa Muara Dua, Kecamatan Siakkecil, Kabupaten Bengkalis, Jumat 24 Juli 2020 kemarin.

Pencanangan ditandai dengan penanaman bibit sawit, dipusatkan di atas lahan milik Kelompok Tani Raih Kemenangan Desa Muara Dua.

Plh. Bupati Bengkalis H. Bustami HY menyatakan, program peremajaan sawit rakyat dilakukan secara swadaya diharapkan dapat memotivasi kelompok tani lainnya agar segera mengikuti program ini, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kelapa sawit rakyat khususnya di Kabupaten Bengkalis.

Baca juga: Terpilih Secara Aklamasi, Adi Putra Nahkodai PWI Kabupaten Bengkalis 2021-2024

Keberhasilan ini sebagai salah satu contoh keseriusan semua pihak baik di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten sehingga Kelompok Tani Raih Kemenangan Desa Muara Dua berhasil menerima bantuan pemerintah untuk peremajaan kelapa sawit (replanting) seluas 217,0512 Ha dengan jumlah bantuan yang diterima sebesar Rp5,426.28 miliar.

Lanjut Bustami, keberhasilan program ini tentunya tidak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, asosiasi petani, perusahaan serta pihak-pihak lainnya yang saling berkoordinasi serta berkolaborasi memberikan pembinaan dan dukungan dalam berbagai bentuk.

"Oleh karena itu, saya sangat berharap kepada masyarakat atau petani agar tetap terus berperan serta memacu pembangunan di desanya masing-masing. Insyaallah perjuangan ini akan membawa Kabupaten Bengkalis ke masa depan yang lebih cemerlang, gemilang dan terbilang,"ujarnya.

Bustami juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) sebagai penyalur dana, Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, para Mitra Kerja Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat dan semua pihak yang telah turut serta sehingga terlaksananya kegiatan ini.

Baca juga: Bupati Kasmarni Buka Secara Resmi Konferkab V PWI Bengkalis

"Kita berikan apresiasi, selamat serta sukses kepada petani atau pekebun sawit,"katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Bengkalis H. Tarmizi, S.P, M.Si menjelaskan, bahwa program peremajaan ini di Provinsi Riau sudah berjalan seja tahun 2016, untuk Kabupaten Bengkalis sendiri baru bisa mengusulkan tahun 2018-2019, dan baru tahun 2020 ini terealisasi di satu kelompok tani di Kecamatan Siak Kecil.

Adapun luas lahan swadaya petani yang akan dilakukan peremajaan seluas 217 hektar lebih, dengan kebutuhan bibit total 32.500 batang termasuk sisipannya dengan jarak tanaman 8x9 meter. 

"Untuk peremanjaan perdana ini akan ditanam terlebih dahulu lahan seluas 50 hektar dan bibit yang disiapkan sebanyak 1.150 batang karena bibit disiapkan secara bertahap,"ucap Tarmizi didampingi Petugas Penyuluh Pertanian, Kecamatan Siakkecil, Sukamto, S.P.

Ia berharap, dengan direalisasikannya Program Peremajaan Sawit Rakyat ini akan memberikan dampak baru bagi petani atau pekebun sawit yang saat ini mengalami rendahnya harga jual tandan buah segar (TBS). 

"Adanya peremajaan tersebut kita berharap akan memperbaiki dan meningkatkan perekonomian  masyarakat. Bibit sudah bagus dan pola pengerjaannya dilakukan dengan standar perkebunan sawit. Targetnya umur sawit 2,5 tahun sudah mulai berbuah,"ucapnya lagi.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...