Soal Penyaluran Gas Elpiji 3 Kg, Disdagperin Akan Melakukan Pemetaan

Dahari
Minggu, 02 Agustus 2020 | 20:15 WIB
FOTO: Indra Gunawan R24/hari FOTO: Indra Gunawan

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Dalam upaya menekan kelangkaan dan dugaan permainan harga jual serta peyalurannya Gas Elpiji kepada masyarakat yang tidak tepat sasaran.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdag) Kabupaten Bengkalis melakukan pemetaan pengguna gas elpiji berukuran 3 kilogram atau gas melon bersubsidi.

Baca juga: Paslon ESA Resmi Ditetapkan KPU, Syahrial ST : Kepada Semua Tim Agar Bekerja Keras Untuk Memenangkan ESA

Pemetaan tersebut, akan disesuaikan antara kuota dan jumlah penerima perdesa, kelurahan, dimana pangkalan dan di mana masyarakat akan mengambil jatah elpiji subsidi itu.

Selanjutnya, penggunanya atau penerima akan diberikan kartu kendali. Hal tersebut dikatakan Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis, Indra Gunawan baru baru ini.

Baca juga: 692 Tual Balak Tim Dari Tiga Tersangka Diamankan Satreskrim Bengkalis

Indra menjelaskan, bahwa pendataan dan pemetaan yang akan dilakukan, bersumber dari data sejumlah perangkat daerah (PD) terkait seperti Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pertanian atau Dinas Perikanan.

"Kita berharap prosesnya segera selesai, sekarang pendataan atau kompilasi data dengan PD terkait. Di sanakan sudah ada kriterianya, kita hanya menerima data itu. Kemudian akan kita rembukkan dengan pihak lurah, kepala desa, dan camat,"ucapnya.

"Jadi, kita tidak menentukan kriterianya atau menentukan orangnya lagi, hanya menerima data kemudian dicocokkan, memilah-milah, lalu mengarahkan pengguna gas subsidi tersebut dibekali dengan kartu kendali,"pungkasnya.

 



Informasi Anda Genggam



Loading...