Risma Sebut Surabaya Zona Hijau Pandemi Covid-19, Pakar : Yang Hijau Tamannya, Pandemiknya Masih Merah!

Ryan Edi Saputra
Rabu, 05 Agustus 2020 | 14:15 WIB
Tri Rismaharini R24/put Tri Rismaharini

RIAU24.COM - JAKARTA - Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, kembali mencuri perhatian publik. Pasalnya, kader PDI Perjuangan itu menyatakan daerahnya telah berstatus zona hijau.

Merujuk data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Risma menyebut tingkat penularan corona di Surabaya sudah menurun dengan kesembuhan yang kian meningkat.

Baca juga: Ternyata Rumah Sakit Apung Bukan Untuk Layani Pasien Covid-19, Begini Penjelasan Walikota Pekanbaru

Menanggapi klaim Risma tersebut, ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono, angkat bicara melalui akun Twitter pribadinya.

"'Surabaya hijau!' teriak Bu Walikota. Ya, taman kotanya hijau. Pandemiknya masih MERAH lah," tegas Pandu, Rabu (5/8/2020) melansir RMOL.

Sebelumnya, Pandu juga telah meminta agar Pemerintah menghentikan penggunaan zona warna dalam penanganan kasus corona baru alias Covid-19.

Baca juga: Minimalisir Genangan Air, PUPR Lakukan Normalisasi Drainase dan Anak Sungai


"Jangan menggunakan istilah zonasi hijau, kuning, yang dapat menyesatkan. Salah persepsi seakan-akan sudah aman," ungkapnya beberapa waktu lalu.

Menurut Pandu, jika Pemerintah masih menggunakan zonasi warna maka saat ini Indonesia masih masuk zona merah.
Indonesia itu Merah, “tidak ada yang hijau, lihat saja kasusnya naik terus dimana-mana," tegasnya. 



Informasi Anda Genggam



Loading...