Menu

Gerindra Bela Prabowo, Minta PA 212 Bikin Partai Sendiri

Ryan Edi Saputra 9 Aug 2020, 22:35
Habibirrokhman
Habibirrokhman

RIAU24.COM - JAKARTA - Persaudaraan Alumni (PA) 212 menganggap Prabowo Subianto sudah selesai jika dicalonkan pada Pilpres 2024. Apa kata Gerindra?

"Kita nggak pikirin omongan orang, kami fokus bagaimana Gerindra bisa maksimal kerja untuk rakyat," kata politikus Habibburokhman kepada wartawan, Minggu (9/8/2020).

Namun Habiburokhman mengatakan Gerindra tidak merasa sakit hati dengan pertanyaan dari PA 212. Habiburokhman mengatakan PA 212 adalah sahabat Gerindra.

"Nggak, nggak hurt feeling, mereka sahabat kami. Pilpres 2024 masih lama, kami nggak bisa membahasnya sekarang," kata dia.

Sementara itu, Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahamd menganggap pernyataan Slamet Ma'arif hanya sebuah pendapat. Dia menyebutkan, jika Slamet Ma'arif ingin mengajukan calon lain, ia dipersilakan untuk membuat partai sendiri.

"Pendapat itu boleh-boleh saja, tetapi kita Gerindra punya mekanisme sendiri dan mekanisme itu diatur sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai Gerindra. Ya kalau Pak Slamet Ma'arif mengatakan Pak Prabowo sudah selesai mungkin berbeda pendapat dengan kader Partai Gerindra. Kami juga menghargai apabila kemudian Pak Slamet Ma'arif berpikir untuk membuat partai sendiri," Dasco saat dihubungi terpisah.

Lebih lanjut, Dasco juga menanggapi usulan Slamet Ma'arif untuk mencalonkan kader muda di Gerindra tidak sesuai dengan apa yang diputuskan partai. Dasco menegaskan pencalonan dari Gerindra mengikuti mekanisme yang setelah ditetapkan.

"Pendapat dari Pak Slamet Ma'arif kawan saya itu tidak segaris dengan apa yang sudah diputuskan oleh mekanisme di Partai Gerindra. Mungkin dengan membuat partai sendiri partai tersebut bebas kemudian untuk mengusung aspirasinya, apakah mengusung A, si B ya silakan saja. Tapi kalau dari Gerindra itu sudah melalui mekanisme yang ada," ungkapnya.

Sebelumnya, Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang pernah mendukung Prabowo, mengatakan Ketum Gerindra itu sudah selesai pada pencalonan Pilpres 2024. PA 212 berharap ada calon lain yang lebih muda.

"Bagi kami PS (Prabowo Subianto) sudah selesai, masih banyak kader muda yang layak pimpin negeri ini ke depan, 2024 saatnya yang muda yang berkarya," kata Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif kepada wartawan, Minggu (9/8).

 

"Banyak tokoh muda ada SSU (Sandiaga Salahudin Uno), Wagub DKI (A Riza Patria), Gubernur DKI (Anies Baswedan), Gym, UAS (Ustaz Abdul Somad, HRS (Habib Rizieq Shihab), dan lain-lain," ungkap Slamet.