Kasus Baru Positif Covid-19 di Pekanbaru di Dominasi dari Satu Keluarga yang Tertular di Kecamatan Ini

Ryan Edi Saputra
Senin, 10 Agustus 2020 | 21:24 WIB
Ilustrasi R24/put Ilustrasi

RIAU24.COM - PEKANBARU - Bebwrapa hari belakngan, penanbahan Kasus Covid-19 cukup signifikan di Kota Pekanbaru, buktinya, hari ini ada sebanyak 17 warga Pekanbaru positif corona. Kasus kali ini didominasi satu keluarga yang tertular virus corona di Kecamatan Sukajadi.

Juru Bicara Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Pekanbaru Dokter Mulyadi, Senin (10/8/2020), mengatakan, ada 17 orang warga lokal yang positif corona hari ini. Kasus ini didominasi satu keluarga.

Baca juga: Ternyata Rumah Sakit Apung Bukan Untuk Layani Pasien Covid-19, Begini Penjelasan Walikota Pekanbaru

"Ada seorang pria yang menulari virus corona ke ayah, ibu, dan empat orang adiknya," ujarnya.

Dugaan sumber kasus berawal dari Tuan HZ (26), warga Kelurahan Harjosari, Kelurahan Sukajadi. Pasien masuk rumah sakit pada 6 Agustus.

"Pasien mengeluh demam, badan lemas, dan pegal. Pasien menyangkal pernah berkontak dengan pasien positif corona lainnya," ungkap Dokter Mulyadi.

Keesokan harinya, 7 Agustus, ibu dari Tuan HZ melakukan swab mandiri di rumah sakit. Pasien adalah Nyonya H (45).

Baca juga: Minimalisir Genangan Air, PUPR Lakukan Normalisasi Drainase dan Anak Sungai

"Pasien melakukan swab mandiri karena ada keluhan nyeri tenggorokan, sesak nafas hilang timbul, dan demam hilang timbul. Pasien tak memiliki riwayat perjalanan," sebut Dokter Mulyadi.

Di hari yang sama, empat adik dan ayah dari Tuan HZ juga melakukan swab mandiri rumah sakit. Kelimanya punya keluhan yang hampir sama.

Tuan K (52), ayah dari Tuan HZ, ada keluhan batuk dan flu. Kemudian, Nyonya AZ (24), adik dari Tuan HZ, mengeluh demam dan mual. 

Nyonya NA (23) mengeluh demam dan flu. Tuan MH (21) mengeluh demam, batuk, dan pilek. Terakhir, Nyonya NI (19) mengeluh meriang dan flu.

"Mereka seluruhnya tinggal serumah. Para pasien ini tidak ada riwayat perjalanan," ungkap Dokter Mulyadi.



Informasi Anda Genggam



Loading...