Cekcok dengan Komisioner KPK, Putera Amien Rais Akhirnya Minta Maaf: Saya Kelelahan

Satria Utama
Minggu, 16 Agustus 2020 | 09:22 WIB
Mumtaz Rais R24/saut Mumtaz Rais

RIAU24.COM -  JAKARTA - Putera ketiga tokoh reformasi Amien Rais, Ahmad Mumtaz Raiz akhirnya meminta maaf setelah kasus percekcokannya dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango viral di media sosial (medsos). Mumtaz secara pribadi meminta maaf kepada masyarakat.

"Atas nama pribadi, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang terjadi, menyusul peristiwa di kabin pesawat Garuda rute Gorontalo-Makassar-Jakarta. Saya mengaku khilaf dan telah melakukan tindakan yang tidak sepantasnya," kata Mumtaz kepada wartawan, Minggu (16/8/2020).

Baca juga: Ustaz Zacky Mirza Tiba-tiba Jatuh Pingsan Saat Ceramah di Pekanbaru, Begini Kondisinya Saat Ini

Mumtaz mengatakan, pada saat itu dirinya mengaku sedang mengalami kelelahan dan terpancing emosi. Namun demikian, dia mengaku tindakannya itu tidak dapat dibenarkan, sehingga dia meminta maaf sebesar-besarnya.

"Saya memohon maaf kepada Pak Nawawi Pomolango, wakil ketua KPK karena tindakan saya yang tidak pantas. Kepada para awak kabin Garuda Indonesia serta pihak Garuda Indonesia," ujar  pria kelahiran Yogyakarta, 17 September 1983 ini seperti dilansir SIndonews .

"Kepada pihak-pihak yang dirugikan dan terganggu karena pemberitaan ini. Juga kepada seluruh masyarakat. Saya menyadari tindakan saya telah menjadi contoh yang tidak baik," lanjut menantu Zulkifli Hasan tersebut.

Seperti santer diberitakan, Mumtaz Rais tersandung kasus percekcokan dengan Wakil Ketua KPK Pamolangi Nawawi saat berada dalam pesawat Garuda Indonesia dengan rute Gorontalo, Makassar – Jakarta. Peristiwa tesebut terjadi karena saat itu Mumtaz Rais sedang berbicara di telepon dengan suara keras.

Baca juga: Diprotes Keras, Tokoh Pendiri NU 'Hilang' dari Kamus Sejarah Indonesia, Kementerian Dikbud Jawab Begini

Ia sempat ditegur petugas kabin, tetapi tidak mengindahkan. Saat itu Pamolangi Nawawi mengingatkannya untuk mematuhi aturan dan tidak memarahi petugas. Peringatan dari Pamolangi Nawawi pun dibalas Mumtaz Rais dengan reaksi marah dan menantang.

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia, bekerja sama dengan keamanan bandara dan kepolisian, lantas akan menghadirkan petugas kabin dalam penerbangan tersebut untuk dimintai keterangan sebagai sasksi bilamana kasus tersebut dilanjutkan ke ranah hukum.


Informasi Anda Genggam


Loading...