Menu

AS Rusuh Lagi, Kali Ini Ada Pria Kulit Hitam Ditembak Polisi Hingga 7 Kali

Siswandi 25 Aug 2020, 13:44
Jacob Blake, warga kulit hitam AS yang jadi korban aksi penembakan oleh oknum Kepolisian setempat. Foto: int
Jacob Blake, warga kulit hitam AS yang jadi korban aksi penembakan oleh oknum Kepolisian setempat. Foto: int

RIAU24.COM -  Aksi oknum Polisi yang dinilai sewenang-wenang, kembali terjadi di Amerika Serikat. Sama halnya dengan apa yang terjadi belum lama ini, aksi brutal itu juga kembali memicu kemarahan warga, yang berbuntut lahirnya kerusuhan. Kali ini, kejadian itu berlangsung di Kenosha, Wisconsin. Sejak hari Minggu kemarin, daerah itu dilanda kerusuhan disertai aksi penjarahan, 

Menurut informasi, kerusuhan pecah setelah polisi menembak seorang pria kulit hitam di punggungnya hingga tujuh kali. Rekaman kejadian itu kemudian tersebar di media sosial dan langsung menjadi viral. Belakangan, hal itu yang kemudian menjadi pemicu lahirnya kerusuhan. 

Massa perusuh menyerang gedung pengadilan dan melemparkan bom molotov kepada petugas polisi di Wisconsin. Tak hanya itu, mereka juga menerobos masuk ke gedung pengadilan setmat dan menyalakan api di lantai dasar. Pada saat yang bersamaan, aksi penjarahan juga terjadi di wilayah tersebut.

Dilansir sindonews yang merangkum russiatoday, Selasa 25 Agustus 2020, sebuah rekaman video singkat yang beredar di media sosial menunjukkan kerumunan massa yang marah mengelilingi sebuah mobil patroli polisi. 

Bom molotov dilemparkan ke petugas. Beberapa detik kemudian seorang petugas terlihat tiba-tiba jatuh ke tanah. Seorang saksi mata mengatakan bahwa dia “baru saja ditembaki”. Media lokal juga melaporkan tentang aksi orang-orang yang sedang berusaha memecahkan jendela mobil polisi yang diparkir.

Unjuk rasa pecah di berbagai ruas jalan. Masyarakat berdemonstrasi di luar Gedung Keamanan Umum Kenosha Couny meskipun jam malam diberlakukan hingga jam 7 pagi pada hari Senin (24/8/2020) kemarin. 

Untuk diketahui, kemarahan publik itu dipicu aksi penembakan yang melibatkan oknum polisi setempat. pada Minggu (23/8/2020) malam waktu setempat. 

Aksi itu terekam kamera video dan akhirnya jadi viral setelah beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, tampak seorang pria kulit hitam berjalan menuju SUV diikuti  dua petugas polisi. Namun tanpa diduga, saat pria kulit hitam itu hendak membuka pintu mobil, salah seorang petugas menembaki pria itu. Tak tanggung-tanggung, tembakan itu dikabarkan dilepskan oknum petugas hingga tujuh kali, sehingga pria kulit hitam itu akhirnya terkapar. 

Belakangan terungkap bahwa Korban diketahui bernama Jacob Blake, berusia 29 tahun. Setelah insidenitu, ia kemudian diterbangkan ke rumah sakit di Milwaukee. Seorang pria yang mengaku sebagai temannya menulis di media sosial bahwa Blake "keluar dari operasi dan kini berada di ICU." 

Polisi mengatakan mereka menanggapi "insiden domestik", tanpa memberikan rincian tambahan.

Terpisah, Gubernur Wisconsin Tony Evers membandingkan penembakan Blake dengan kematian George Floyd dan orang kulit hitam Amerika lainnya yang tewas dalam pertengkaran dengan polisi.

“Meskipun kami belum memiliki semua detailnya, yang kami tahu pasti adalah bahwa dia bukanlah orang atau orang kulit hitam pertama yang ditembak atau terluka atau dibunuh tanpa ampun di tangan individu dalam penegakan hukum,” ujarnya. ***