Perbatasan Dijaga Ketat, Korut Berlakukan Tembak di Tempat Untuk Cegah Virus Datang dari China

M. Iqbal
Jumat, 28 Agustus 2020 | 13:22 WIB
Ilustrasi/net R24/ibl Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Korea Utara (Korut) memperketat perbatasan dengan China. Bahkan, pasukan diperbatasan diperintahkan untuk menembak siapa saja yang berada dalam jarak 1 km. Hal itu dikarenakan untuk mencegah penyebaran virus Corona di Korut.

Selain itu, Korut sendiri tampaknya sangat takut dengan virus mematikan tersebut. Bahkan, sampai menolak bantuan dari luar meskipun kekurangan makanan dan mengalami kehancuran akibat banjir.

Baca juga: Model Ukraina Ini Tampil Dengan Pipi Yang Luar Biasa Besar, Membuat Bingung Warganet

"Polisi di kota Hoeryong mengeluarkan pemberitahuan darurat dari Kementerian Jaminan Sosial, mengatakan mereka akan membunuh siapa pun dalam jarak 1 km dari perbatasan Korea Utara-China terlepas dari alasan mereka berada di sana," demikian bunyi laporan Radio Free Asia (RFA) dilansir dari Sindonews.com, Jumat, 28 Agustus 2020.

"Perintah itu akan berlaku di sepanjang perbatasan Korea Utara-China sampai pandemi virus Corona berakhir," bunyi laporan yang mengutip sumber di Provinsi Hamgyong Utara.

Sumber tersebut menyebutkan polisi mengatakan kepada publik bahwa "musuh" mencoba "menyusup" ke perbatasan Korut dengan virus.

Baca juga: Sekolah di Delhi Mengurung 16 Siswa di Ruang Bawah Tanah Karena Tidak Membayar Biaya Sekolah

RFA juga melaporkan jika perintah itu juga diberlakukan di provinsi Pyongan Utara, Jagang, dan Ryanggang dan pemberitahuan itu dibacakan oleh pejabat di depan warga.

Sedangkan, media pemerintah Korut Rodong Sinmun mengimbau agar pembangunan rumah sakit umum di Pyongyang segera diselesaikan, pembangkit listrik tenaga batu bara di Provinsi Hamgyong Utara, dan pemulihan kerusakan akibat banjir dalam tenggat waktu yang ditetapkan oleh Partai Pekerja, partai penguasa negara itu.


Informasi Anda Genggam


Loading...