Terkuak, Ternyata Pangeran William & Harry Pernah Diperlakukan Secara tak Manusiawi Saat Lady Diana Dimakamkan

Siswandi
Kamis, 03 September 2020 | 11:39 WIB
Pangeran William dan Harry saat pemakaman Lady Diana. Foto: int R24/wan Pangeran William dan Harry saat pemakaman Lady Diana. Foto: int

RIAU24.COM -  Pengakuan mengejutkan datang penyanyi Elton John. Pria yang akrab dengan mendiang Princess of Wales atau Putri Diana itu, mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan tentang apa yang dialami dua putra Lady Di, yakni Pangeran William dan Pangeran Harry. Menurutnya, kedua putra hasil pernikahan Lady Di dan Pangeran Charles itu pernah dilakukan secara tak manusiawi, saat ibunya dimakamkan. 


Hal itu dimuat Elton John dalam buku biografinya, Me: Elton John Official Autobiography. 

Seperti diketahui, publik dunia dibuat berduka atas Putri Diana akibat kecelakaan tragis di Paris, Prancis pada 31 Agustus 1997 silam. Ketika insiden itu terjadi, Pangeran William masih berusia 15 tahun dan Harry 12 tahun.

Baca juga: Amerika Serikat Ancam Rusia dengan 'iPhone' Kalau Nekat Gempur Ukraina

Setelah seminggu kematiannya atau pada 6 September 1997, Kerajaan Inggris menggelar upacara pemakaman. Diperkirakan 2,5 miliar orang menyaksikan upacara pemakaman tersebut. 

Dilansir viva yang mengutip express, Kamis 3 September 2020, dalam bukunya itu, Elton John mengaku kesal dan marah. Pasalnya, dia melihat perlakuan yang tidak seharusnya diterima dua putra Lady Diana dan Pangeran Charles itu.

Menurutnya, kedua pangeran muda tersebut mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi. Saat itu, mereka berjalan di belakang peti mati ibunya dan disuruh memasang wajah tanpa emosi.

"Saya rasa cara mereka diperlakukan hari itu tidak manusiawi. Mereka dipaksa berjalan di jalanan London, di belakang peti mati ibu mereka, disuruh untuk tidak menunjukkan emosi dan melihat lurus ke depan," katanya.

Baca juga: Kanye West Klaim Dirinya Berhasil Gagalkan Video Seks Kim Kardashian yang Kedua Bocor ke Publik

Menurut Elton John, sangat mengerikan bahwa kedua bocah yang masih begitu muda dipaksa melakukan hal itu saat ibunya dimakamkan. "Itu cara yang mengerikan untuk memperlakukan dua anak yang baru saja kehilangan ibunya," imbuh dia.

Seperti diketahui, akibat kehilangan ibunya di usia remaja, Pangeran Harry mengalami trauma mendalam hingga beranjak dewasa. Harry bahkan harus menjalani terapi selama tiga tahun untuk mengatasi trauma tersebut. ***


Informasi Anda Genggam


Loading...