Menu

Selain MUI, Sertifikasi Mubaligh akan Libatkan BNPT dan Lemhanas

Satria Utama 4 Sep 2020, 13:13
Menteti Agama
Menteti Agama

RIAU24.COM -  Program sertifikasi mubaligh dan penceramah di tanah air akan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam. Ia memastikan program tersebut akan dilakukan secara kolaboratif.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Bina Masyarakat Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin, Jumat (4/9). "Program ini juga akan melibatkan MUI dan ormas Islam lainnya," katanya.

Dia menambahkan, dalam sertifikasi penceramah ini, Kemenag hanya berperan sebagai koordinator dan fasilitator. Pemilihan para narasumber dari sertifikasi ini juga bukan hanya dari Kemenag. "Inti program ini adalah penguatan wawasan kebangsaan dan pengarusutamaan pemahaman keagamaan rahmatan lil alamin," kata dia.

Selain itu, dia mengungkapkan program tersebut turut melibatkan kementerian dan lembaga negara yang terkait. Ia menyebut Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) hingga Lemhanas akan diajak dalam program tersebut.

"Program penceramah bersertifikat akan melibatkan banyak pihak, termasuk Lemhanas, BPIP, dan BNPT," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan bahwa Kementerian Agama segera menggulirkan program penceramah bersertifikat pada bulan ini. Untuk target awal, program ini bisa diikuti 8.200 penceramah.

Halaman: 12Lihat Semua