Menu

Ade Armando Dukung Pernyataan Puan Maharani, Sebut Muhammad Hatta Pasti Sedih dengan Kondisi Sumbar Saat Ini

Satria Utama 6 Sep 2020, 18:49
Ade Armando
Ade Armando

RIAU24.COM -  JAKARTA – Ditengah memanasnya suasana hati masyarakat Sumatera Barat akibat pernyataan Puan Maharani, muncul pula pernyataan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Ade Armando yang lebih keras terhadap sikap orang Minang.

Ade menegaskan bahwa ucapan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani yang berharap agar masyarakat Sumbar mendukung negara Pancasila sudah benar.

Menurut Ade, apa yang disampaikan Puan merupakan wujud keprihatinan masyarakat Minang yang saat ini berada di luar Sumbar. Dia kecewa sikap intoleran yang ditunjukkan pemerintah daerah Sumbar dan sekelompok masyarakat adat.

“Mereka sangat percaya bahwa tanah Sumatera Barat hanya diperuntukkan bagi umat Islam. Hak-hak non-muslim dengan gampang ditiadakan. Ini jelas-jelas anti Pancasila,” cetus Ade dikutip Pojoksatu.id dari channel Youtube Cokro TV, Minggu (6/9).

“Buat saya ini jelas membawa Sumatera Barat semakin terpuruk. Tak mungkin akan ada kemajuan selama cara berpikir yang anti keberagaman, anti Pancasila itu masih hidup di tanah Minang,” tambah Ade.

mengaku prihatin dengan kondisi provinsi Sumatera Barat (Sumbar) saat ini.

Ade menyebut banyak kebijakan pemerintah daerah dan masyarakat adat Minangkabau yang mencerminkan sikap anti Pancasila, seperti pelarangan Injil berbahasa Minang dan pelarang Natal.

Menurut Ade, kondisi Sumbar saat ini sudah berbeda berbeda dengan Sumbar di masa lalu. Padahal, kata Ade, Sumbar pernah melahirkan tokoh-tokoh hebat, seperti Bung Hatta, Agus Salim, Syahrir, Tan Malaka, Hamka, Natsir, dan Muhammad Yamin.

“Kalau Bung Hatta masih hidup, mungkin dia juga akan khawatir dengan apa yang terjadi di tempat kelahirannya itu. Tanya saja anak dan cucu Bung Hatta tentang Sumatra Barat. Saya duga jawabannya adalah prihatin,” kata Ade.***