Menu

Disebut-sebut Terlibat 'Duel', Ahok Malah Sambangi Erick Thohir Lalu Pamer Foto Ini

Siswandi 17 Sep 2020, 12:27
Ahok mengunggah fotonya bersama Menteri BUMN Erick Thohir, setelah keduanya bertemu di Kantor Kementerian BUMN. Foto: int
Ahok mengunggah fotonya bersama Menteri BUMN Erick Thohir, setelah keduanya bertemu di Kantor Kementerian BUMN. Foto: int

RIAU24.COM -  Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut-sebut sedang terlibat 'duel' dengan Menteri Menteri BUMN Erick Thohir.  Hal itu terkait dengan usulan Ahok yang menyebutkan sebaiknya BUMN dibubarkan dan diganti dengan superholding. Usulan itu dilontarkannya setelah mengungkap borok di tubuh Pertamina. 

Seolah tak peduli dengan penilaian itu, pada Kamis 17 September 2020 siang tadi, Ahok menyambangi 
Erick Thohir di kantornya. Ternyata, kedatangannya itu masih terkait dengan apa yang telah dilontarkannya, yakni menyampaikan kritik dan saran mengenai BUMN. 

Hal itu diungkapkan Ahok melalui akun Instagram-nya @basukibtp. Tak hanya itu, Ahok juga mengunggah fotonya foto berdampingan dengan Erick Thohir. Dalam foto itu, tampak keduanya sama-sama mengenanakan kemeja batik dan masker. 

Dilansir detik, dalam keterangan fotonya, Ahok mengatakan kritiknya sudah diterima dengan baik oleh Erick.

"Tadi habis bertemu dengan Menteri BUMN. Kritik dan saran yang saya sampaikan, diterima dengan baik oleh Pak Erick. Dan saya juga akan menjaga pesan Pak Erick, untuk menjaga soliditas teamwork dan terus melakukan Transformasi BUMN," tulisnya. 

Seperti diketahui, sebelumnya Ahok sempat melontarkan kritik keras mengenai Pertamina, perusahaan pelat merah yang merupakan dalam pengawasannya sebagai Komut. Ada 4 kritik keras terhadap Pertamina yang disampaikan Ahok, salah satunya direksi yang hobi melobi menteri. Begitu pula terkait sistem gaji di Pertamina. Ia menyorot gaji pejabat yang tetap diberikan meski yang bersangkutan telah dicopot dari jabatannya.

Hal lain yang disinggungnya, adalah terkait proyek kilang Pertamina. Ia mengaku ingin mengaudit proyek-proyek kilang Pertamina. Dia ingin bertanya langsung ke direksi, berapa investor yang sudah tertarik dan kenapa malah didiamkan begitu saja. Terakhir, Ahok juga menyebut Pertamina memiliki kebiasaan mencari pinjaman padahal sudah memiliki utang US$ 16 miliar.

Utang tersebut untuk mengakuisisi ladang minyak di luar negeri. Padahal menurutnya lebih baik melakukan eksplorasi di dalam negeri karena di Indonesia masih ada 12 cekungan yang berpotensi menghasilkan minyak dan gas di dalamnya.

Terlibat 'Duel'  

Berdasarkan temuannya terkait borok di tubuh Pertamina, Ahok pun mengusulkan supaya BUMN dibubarkan dan diganti dengan superholding. Usulan ini yang kemudian dinilai sejumlah pihak, bahwa Ahok tengah terlibat 'duel' dengan Erick Thohir yang merupakan orang nomor satu di seluruh jajaran perusahaan plat merah. Anggapan ini yang kemudian terus melebar dan jadi soroan, mengingat keduanya dikenal sebagai sosok yang dekat dengan Presiden Jokowi. 

Menurut aktivis Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima), Sya'roni, yang dilansir rmol, sebaiknya 'duel' itu dibiarkan saja berjalan. Sebab menurutnya, duel tidak selamanya berbuntut buruk. Bahkan sebaliknya, ada kalanya duel dibutuhkan untuk kebaikan. Dalam konteks saat ini, Sya'roni menilai baik Ahok mau pun Erick sama-sama ingin memajukan Pertamina. 
 
"Silahkan adu gebrakan. Semua jurus boleh dikeluarkan," ujarnya. 

Menurutnya, selama harga BBM belum berpihak ke rakyat, berarti Ahok dan Erick masih harus berduel lebih sengit lagi. Bongkar semua, bersihkan hingga tuntas.  "Bila masih gagal juga, berarti ada yang salah dari keduanya," pungkasnya. ***