Anjing Gembala Jerman Ini Menangis Karena Dipaksa Makan Cabai Oleh Pemiliknya Demi Tren TikTok di Tiongkok

Devi
Senin, 21 September 2020 | 16:45 WIB
Anjing Gembala Jerman Ini Menangis Karena Dipaksa Makan Cabai Oleh Pemiliknya Demi Tren TikTok di Tiongkok R24/dev Anjing Gembala Jerman Ini Menangis Karena Dipaksa Makan Cabai Oleh Pemiliknya Demi Tren TikTok di Tiongkok

RIAU24.COM -  Terkadang, untuk membuat sensasi di internet, banyak orang melakukan hal yang ekstrem atau ganjil. Kita pernah melihat orang-orang rela melukai dirinya sendiri hanya untuk video hiburan di TikTok yang aneh, tetapi haruskah mereka juga menyakiti yang lain baik itu manusia atau hewan?

Baca juga: Kerap Berusaha Untuk Tidak Memusuhi Mitra Dagangnya, Kini Israel Kecam Perlakuan China ke Muslim Uighur

Tampaknya tren baru TikTok di Tiongkok di mana orang-orang memberi makan hewan peliharaan mereka dengan makanan yang aneh dan tidak biasa jadi viral. Tetapi seorang pemilik anjing Gembala Jerman mengambil tindakan yang cukup keterlaluan karena dia memberi makan anjingnya yang malang tersebut dengan semangkuk ayam cabai pedas.

Dalam video tersebut, anjing malang itu terlihat menangis karena pedasnya makanan yang disajikan padanya, tetapi ia terus makan meski menangis.

Tren baru ini kabarnya sejalan dengan inisiatif baru pemerintah China, Kampanye Piring Bersih, yang mengajak masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan makanan pasca maraknya mukbang.

Baca juga: Ajaib, 2 Bayi Mampu Selamat Dari Kecelakaan Mengerikan Setelah Ambulans yang Ditumpangi Menabrak Sebuah Mobil

Tetapi itu tidak berarti bahwa orang harus memberi makan hewan peliharaan Anda dengan semua sisa makanan yang tidak habis Anda konsumsi, karena ada makanan tertentu tidak sesuai dengan kebutuhan seekor hewan.

Bagaimanapun, Anda tidak akan memberi makan coklat anjing Anda karena itu berbahaya bagi kesehatannya, sama halnya dengan cabai karena dapat menyebabkan anjing memiliki masalah pencernaan.

Kami benar-benar berharap orang-orang menyadari betapa tidak sehatnya tren ini untuk hewan peliharaan mereka.


Internasional
Informasi Anda Genggam


Loading...