Besok, Presiden Jokowi Resmikan Tol Pekanbaru - Dumai Secara Virtual, Siap Dongkrak Perekonomian di Tanah Melayu

M. Iqbal
Kamis, 24 September 2020 | 13:52 WIB
Gerbang tol Pekanbaru - Dumai yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Jumat, 25 September 2020. (Foto: Istimewa) R24/ibl Gerbang tol Pekanbaru - Dumai yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Jumat, 25 September 2020. (Foto: Istimewa)

RIAU24.COM - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo direncanakan bakal meresmikan Tol Pekanbaru – Dumai sepanjang 131 km yang dilakukan secara virtual pada Jum’at, 25 September 2020.

Keberadaan Tol Pekanbaru – Dumai tak hanya akan membuka konektivitas baru dari Kota Pekanbaru ke Kota Dumai, nantinya juga akan mendongkrak perekonomian daerah setempat.

"Tol Pekanbaru – Dumai akan menghubungkan berbagai kawasan produktif, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, memangkas jarak tempuh, biaya logistik dan tentunya menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di Sumatra," kata Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan dalam keterangan rilisnya.

Baca juga: Sugeng Pranoto Minta Pembangunan Tol Pekanbaru - Padang Terus Dilanjutkan

Fauzan menambahkan, untuk mendukung terealisasinya manfaat yang dihadirkan dari Tol Pekanbaru – Dumai, Hutama Karya telah melakukan berbagai persiapan agar pengoperasian tol dapat segera dilakukan, salah satunya yakni Uji Laik Fungsi (ULF).

"ULF merupakan tahap penentuan sebuah jalan tol apakah layak untuk dioperasikan atau tidak. Sebelumnya, Tol Pekanbaru – Dumai seksi 1 telah melewati masa ULF dan telah dibuka secara fungsional pada periode lebaran tahun ini. Menyusul seksi 1, seksi tol lainnya yakni dari seksi 2 (Minas – Kandis Selatan) hingga seksi 6 (Duri Utara – Dumai) kembali dilakukan serangkaian ULF pada bulan Juli lalu dan saat ini perusahaan telah mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO) yang terbit pada 9 September 2020. Sehingga secara umum Tol Pekanbaru – Dumai sepanjang 131 km ini memenuhi persyaratan laik operasi sebagai jalan tol,” jelasnya.

Nantinya jika terhubung, ujung utara tol akan mempermudah akses menuju Pelabuhan Bandar Sri Junjungan di Kota Dumai. Dumai sendiri menjadi pintu masuk bagi para pedagang dunia melalui Selat Malaka.

Baca juga: Fraksi PKS DPRD Riau Tolak Kenaikkan Biaya Haji

Kemudian, pembukaan rute ini dinilai dapat merangsang pergerakan barang dan membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebab melalui pelabuhan ini dapat mempermudah pergerakan area kendaraan pribadi dan kendaraan komersial lainnya.

Tol Pekanbaru – Dumai terdiri dari 6 (enam) seksi tol yaitu seksi 1 (Pekanbaru - Minas) sepanjang 9,5 KM , seksi 2 (Minas – Kandis Selatan) sepanjang 24,1 KM, seksi 3 (Kandis Selatan – Kandis Utara) sepanjang 16,9 KM, seksi 4 (Kandis Utara-Duri Selatan) sepanjang 26,5 KM, seksi 5 (Duri Selatan-Duri Utara) sepanjang 29,45 KM dan seksi 6 (Duri UtaraDumai) sepanjang 25,05 KM.

Tol ini juga akan dilengkapi oleh 7 Gerbang Tol dan 5 pasang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area. TIP akan terbagi menjadi 2 tipe yakni Tipe A yang terletak di KM 14,5, KM 45, dan KM 82, sedangkan Tipe B terletak di KM 64 dan KM 13 (arah Pekanbaru).


Informasi Anda Genggam


Loading...