Ini Tiga Masker Yang Disarankan Kemenkes Untuk Cegah Corona

Riko
Jumat, 25 September 2020 | 09:02 WIB
Presiden Jokowi menggunakan masker (net) R24/riko Presiden Jokowi menggunakan masker (net)

RIAU24.COM - Kementerian Kesehatan melalui Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Achmad Yurianto mengimbau masyarakat untuk memakai masker yang baik dan bahan yang benar. Ia menjelaskan ada 3 jenis masker yang direkomendasikan, yakni masker N95, masker bedah, dan masker kain.

Baca juga: Rizky Billar Diduga Main Api dengan Devina Kirana, Ayah Baby L ke Reza Arap: Selingkuh Itu Murah

''Saya sering mengatakan masker itu ada tiga, pertama masker N95, ini memang sudah standar yang tinggi karena dipakai petugas-petugas kesehatan yang langsung berhadapan dengan virus di laboratorium. Kemudian masker bedah yang biasa dipakai tenaga medis, dan ketiga masker kain,''katanya seperti dikutip Sahijab dari laman kemenkes.go.id. Jumat 25 September 2020.

Masker kain yang banyak dipakai masyarakat tidak boleh sembarangan seperti kain tipis yang terdapat pada masker scuba dan buff. dr. Yuri juga mengatakan penggunaan masker kain setidaknya dua lapis.

Lapisan kain bagian dalam masker dapat menyerap cairan dari mulut kita. Gunakan masker kain selama maksimal 3 jam setelah itu ganti dengan masker yang bersih.

''Tidak ada masker buff atau masker scuba, karena begitu masker tersebut ditarik pori-porinya akan terbuka lebar. Masker tersebut tidak memenuhi syarat,'' ujarnya menambahkan.

COVID-19 menyebar secara cepat melalui percikan droplet baik saat bersin maupun batuk. Memakai masker adalah salah satu cara efektif untuk menahan droplet tersebut menyebar.

Baca juga: Wakili Lesti Kejora Terima Piala 'Gorgeous Mom' Ucapan Irfan Hakim Tuai Sorotan Netizen

Tingkat risiko penularan COVID-19 akan semakin menurun apabila seseorang memakai masker. Yuri membaginya dalam tiga tingkatan :

1. Orang sakit pakai masker, sementara orang sehat tidak pakai masker maka tingkat penularannya hanya 5 persen. Keempat, jika keduanya pakai masker, maka potensi penularan hanya 1,5 persen.

2. Orang yang sakit pakai masker, sementara kelompok rentan tidak memakai masker maka potensi penularan mencapai 70 persen.

3. Apabila seseorang yang membawa virus tidak menggunakan masker dan melakukan kontak dekat dengan orang rentan maka kemungkinan penularan mencapai 100 persen.


Informasi Anda Genggam


Loading...