Wakil Ketua DPRD Tegal Menyelenggarakan Konser Dangdut Untuk Acara Pernikahan, Melanggar Protokol Selama Virus Corona

Devi
Sabtu, 26 September 2020 | 10:31 WIB
Wakil Ketua DPRD Tegal Menyelenggarakan Konser Dangdut Untuk Acara Pernikahan, Melanggar Protokol Selama Virus Corona R24/dev Wakil Ketua DPRD Tegal Menyelenggarakan Konser Dangdut Untuk Acara Pernikahan, Melanggar Protokol Selama Virus Corona

RIAU24.COM -  Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tegal Wasmad Edi Susilo menggelar konser dangdut di kota Jawa Tengah pada hari Rabu yang menarik banyak orang yang melanggar protokol COVID-19. Konser yang digelar di Lapangan Tegal Selatan itu kabarnya untuk merayakan pernikahan dan khitanan dalam keluarga Wasmad.

Sebelum konser berlangsung, sebuah pamflet yang mempromosikan acara tersebut menjadi viral di media sosial. Ribuan orang berkumpul di depan panggung yang dilengkapi dengan sistem suara besar dan layar lebar, lapor kompas.com. Penonton tidak menjaga jarak, dan banyak yang tidak memakai masker.

Baca juga: Erick Thohir Berencana Nginap di Lokasi Asli KKN di Desa Penari, Dimanakah Itu ?

Kapolsek Tegal Selatan Kombes. Joeharno mengatakan penyelenggara telah mengajukan izin tetapi mengatakan acara tersebut akan memiliki jumlah tamu yang terbatas. Setelah mengetahui acara tersebut menarik banyak orang, polisi mencabut izin tersebut. “Artinya, tindakan mereka melanggar hukum karena tidak memenuhi izin awal yang diajukan,” kata Joeharno seraya menambahkan bahwa mereka setuju untuk tidak meminta polisi atau militer menjaga acara tersebut.

Namun polisi tidak membubarkan acara tersebut. “Kami tidak dapat mendekati lokasi karena kami tidak memiliki cukup personel. Selain itu, kami merasa tidak etis naik ke atas panggung untuk menghentikan mereka secara paksa, ”ujarnya.

Baca juga: Ada Apa dengan Hari Kebangkitan Nasional?

Kapolres Tegal AKBP. Rita Wulandari Wibowo mengatakan polisi memanggil penyelenggara untuk dimintai keterangan. Dia mengatakan polisi tidak akan mengeluarkan izin untuk kegiatan serupa di masa depan. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan telah memanggil Wali Kota Tegal Dedi Yon Supriyono untuk menegurnya karena menggelar acara tersebut.

Dedi sudah minta maaf, katanya. “Kami membutuhkan kepekaan dari para pemimpin. [Acara] seperti itu sedang dibatasi, tidak sepenuhnya dilarang. Mari beradaptasi. Kalau kita mengabaikan [aturan], orang akan bertindak tidak bertanggung jawab, ”kata Ganjar. Ganjar menyayangkan penyelenggara DPRD yang menggelar acara seperti itu dan Wasmad telah memberikan teladan yang buruk bagi masyarakat.


Informasi Anda Genggam


Loading...