Anggap Pandemi Covid-19 Ujian, Ridwan Kamil: Seburuk-buruknya Pemimpin yang Tak Mau Ambil Keputusan

Riki Ariyanto
Selasa, 29 September 2020 | 09:22 WIB
Anggap Pandemi Covid-19 Ujian, Ridwan Kamil: Seburuk-buruknya Pemimpin yang Tak Mau Ambil Keputusan (foto/int) R24/riki Anggap Pandemi Covid-19 Ujian, Ridwan Kamil: Seburuk-buruknya Pemimpin yang Tak Mau Ambil Keputusan (foto/int)

RIAU24.COM -  Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menilai pandemi Covid-19 sebagai ujian kepemimpinan. Hal itu dikatakan Ridwan Kamil saat menjadi tamj Podcast Deddy Corbuzier.

Baca juga: Anies Baswedan Shalat Gaib Untuk Almarhum Ustadz Tengku Zulkarnain



"Saya menganggap pandemi ini ujian kepemimpinan. Karena tidak pernah ada contohnya. Dan saya merasakan sendiri sebagai pemimpin, harus selalu optimis. Dan siap mengambil keputusan yang tidak populer dan dibully," sebut Ridwan Kamil dalam video berjudul 'Ridwan Kamil Anda Gila! Deddy Corbuzier Podcast' dan sudah ditonton 2,7 juta viewers.

Kemudian Ridwan Kamil menyebut dalam penanganan Pandemi Covid-19, dirinya fokus ke riset, percaya kepada ahli-ahli, dan tetap bertanya pada hati nurani. "Bagi saya, seburuk-buruknya pemimpin yang tidak mau mengambil keputusan. Karena saya anggap pandemi ini seperti kita dalam perang. Dan sebaik-baiknya pemimpin yang mau mengambil keputusan. Karena kalau salah bisa diperbaiki. Dari pada diam dan membawa semuanya masuk ke jurang, tanpa ada mengambil tindakan apa-apa," sebut Ridwan Kamil.

Baca juga: Ribuan Pengendara Sepeda Motor yang Nekat Mudik, Dipaksa Putar Arah di Perbatasan Bekasi - Karawang



Dalam penutupnya mantan Walikota Bandung itu sampaikan ada pesan dari orangtuanya yang membuat dirinya tegar. "Banyak-banyak senyum, biasakan (mengucapkan) minta tolong, dan (jangan gengsi) minta maaf kalau salah. Itu pesan dari ibu saya," sebut Ridwan Kamil.

Selain itu dirinya juga berpesan agar masyarakat meningkatkan imun dengan berolahraga dan makanan bergizi. Didamping juga jauhi kerumunan dan tetap memakai masker.


Informasi Anda Genggam


Loading...